Warga Kekeh Tolak Perubahan Site Plan

70
Warga Perumahan Graha Cinere foto bersama usai memasang spanduk petisi

Limo | jurnaldepok.id
Ratusan warga komplek perumahan Graha Cinere 1 Rw 12, Kelurahan / Kecamatan Limo Minggu (18/5) berkumpul di Jalan raya Tapak Siring guna mengikuti rangkaian acara pembacaan Petisi Warga terkait penolakan terhadap Site Plan 2016 yang merupakan perubahan dari Site Plan 1991 sebagai acuan penetapan fasos fasum perumahan Graha Cinere 1.

Wasis, salah satu warga yang didapuk membacakan Petisi Warga mengatakan, penolakan warga Graha Cinere 1 terhadap penerapan Site Plan 2016 sebagai acuan fasos fasum lantaran tidak ada keterbukaan dari PT Megapolitan Developments Tbk selaku pengembang perumahan prihal detail fasos fasum untuk Graha Cinere 1.

“Kami ingin kejelasan isi detail Site Plan 1991 soal fasos fasum, berapa luasannya, dan apa saja fasilitas yang diperuntukan, ” ujar Wasis usai membacakan Petisi Warga.

Hal senada dilontarkan oleh Ketua Rw 12, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Tacib Tulam Saragih.

Menurut Yacob, penolakan warga terhadap penerapan Site Plan 2016 sebagai acuan penetapan fasos fasum Graha Cinere 1 sudah merupakan harga mati.

“Apapun isinya yang kami ingin Pemerintah batalkan Site Plan 2016 dan acuan fasos fasum dikembalikan ke Site Plan 1991, ” tegas Yacob Tulam Saragih.

Dia menambahkan, Petisi warga yang dibacakan dan kemudian di pampang pada baliho berukuran besar berisikan selain penolakan terhadap Site Plan 2016, juga berisi larangan bagi kendaraan pengangkut material Cinere Parkview melintas di akses jalan dalam lingkungan perumahan Graha Cinere.

“Kami ingin Petis Warga kami dapat menjadi perhatian Pemkot Depok untuk kemudian membatalkan Site Plan 2016, ” pungkas Yacob. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here