50% Bus AKAP Di Depok Tak Penuhi Syarat

35
Kadishub didampingi Asisten Pemerintah Kota Depok saat mengecek kesiapan bus AKAP

Tapos | jurnaldepok.id
Sekitar 50 persen bus Antar Kota Antar Propinsi yang beroperasi di Terminal Jatijajar, Kota Depok dinilai tidak memenuhi persyaratan laik jalan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihantono saat melakukan ramp check (pemeriksaan kelaikan jalan) bus AKAP di Terminal Jatijajar, Raya Bogor.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik lebaran dengan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) memilih bus berstiker layak jalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, stiker yang ditempelkan di kaca bus-bus AKAP merupakan tanda bus tersebut lulus dalam pemeriksaan kelayakan keselamatan untuk membawa penumpang mudik.

Dari hasil ramp check BPTJ memeriksa sebanyak 310 bus. Hasilnya sebanyak 50 persen atau sekitar 155 unit bus yang lulus.

“Rata-rata bus yang tidak masuk uji kelayakan lantaran lampunya tidak hidup. Kemudian kami temukan ban masih ada yang botak, lampu suka mati,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan penertiban akan terus dilakukan hingga saatnya lebaran.

“Jadi kan masih ada yang belum dapat stiker. Yang belum dapat stiker harus diperbaiki hari ini tidak ditilang, namun kalau ketahuan masih lakukan pelanggaran pastinya akan ditilang,” terangnya.

Dadang juga memastikan, saat mudik Kota Depok tidak mengalami kemacetan karena pihaknya telah memasang rambu lalu lintas dan rute mudik.

“Kami sudah pasang rambu-rambu jalan, kalau rute sesuai kesepakatan dari Terminal Jatijajar keluar belok kiri ke tol Citeureup kemudian masuk ke Tol Cijago belok kiri Terminal Jatijajar,” tutupnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here