Pengembang Perumahan Rusak Konstruksi Jalan

5
Pembongkaran bidang jalan raya Tiga Putra diperbatasan Rw 10 dan 11 Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo,

Limo | jurnaldepok.id
Pembongkaran bidang jalan raya Tiga Putra diperbatasan Rw 10 dan 11 Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, oleh pengembangan perumahan De Fatmawati menjadi sorotan berbagai kalangan.

Pasalnya pengerjaan pembongkaran bidang jalan selain membuat bidang jalan menjadi tidak rata, juga berpotensi memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas lantaran coran penutup bekas lobang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan bidang jalan sebelumnya.

Kepada Jurnal Depok, salah satu tokoh masyarakat Meruyung, Naiyan mengakui adanya kesalahan teknis dalam pengerjaan sodetan saluran air sebagai upaya untuk mengatasi banjir.

“Kalau begini bukannya mengatasi banjir malah yang ada bikin banjir karena ukuran gorong gorong yang dipakai tidak sama sehingga air yang mengalir akan balik karena dibagian hilir besaran lubang gorong gorong lebih kecil, ” papar Naiyan.

Dia menambahkan, terlepas dari masalah banyak keluhan warga dan para pengguna jalan, seharus pengerjaan pemasangan gorong gorong terus dilanjutkan agar tidak menimbulkan permasalahan baru.

“Dengan kondisi sekarang ini, gorong gorong yang dibagian hulu malah jadi simpul air yang akan memperparah banjir dikawasan perumahan, ” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi, terkait hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Supian Derry akan mencoba mencarikan jalan solusi terbaik dan jika perlu meminta bantuan teknis dari pihak PUPR sebagai ajuan teknis pengerjaan sodetan guna mengatasi banjir disekitar kawasan perumahan De Fatmawati. n Asti Ediawan. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here