Ada Ketidak Sesuaian Data, Pleno Rekapitulasi Diwarnai Protes

28
Suasana rekapitulasi suara yang digelar KPU di salah satu hotel di kawasan Margonda

Margonda | jurnaldepok.id

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum tingkat Kota Depok, di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda, Kecamatan Beji diwarnai protes oleh saksi partai politik (Parpol).

Protes tersebut terkait selisih data di wilayah Kecamatan Limo data pengguna hak pilih Presiden, DPR yang disampaikan saksi partai.

“Memang interupsi dalam kegiatan pleno itu adalah bagian dari dinamika yang biasa terjadi,” ucap Ketua KPU Depok, Nana Shobarna kepada wartawan, Senin (6/5)

Selisih data sebut Nana mencapai 300 pemilih terjadi di tiga TPS di kecamatan Limo. Pihaknya akan langsung memeriksa terkait jumlah pemilih yang selisih masuk ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

“Kami (KPU) tetap menargetkan pleno terbuka ini selesai pada hari ini. Kita ingin maksimalkan, mudah – mudahan ini bisa selesai dalam waktu yang sudah kita tentukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan penelusuran terhadap selisih data untuk mengetahui letak kesalahannya.

Bahkan KPU Depok menawarkan untuk mengambil langkah tengah mengkroscek data di tiap kelurahan yang ada di kecamatan tersebut.

“Jadi supaya dirunut supaya bisa kita lihat selisihnya ada dimana,”katanya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, mulai melaksanakan atau menggelar rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 di tingkat kota pada Minggu (5/5) di Hotel Bumi Wiyata Jalan Margonda, Kecamatan Beji.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, rapat pleno yang digelar di Hotel Bumi Wiyata Jalan Margonda Depok turut dijaga ketat aparat keamanan.

Sekarang tahapan penghitungan tingkat kota, logistik sudah di gudang dan dijaga ketat aparat polisi. Setidaknya, ada sebanyak 200 personel polisi yang melakukan pengamanan selama rapat pleno penghitungan suara Pemilu 2019 berlangsung.

Polresta Depok juga mengerahkan anjing pelacak untuk meminimalisir adanya gangguan di lokasi pleno yang digelar KPU.

Rapat pleno ini akan berlangsung selama dua hari yakni Minggu-Senin (5-6/5). Kegiatan tersebut sambung Nana diikuti saksi dari berbagai partai politi yang mengikuti penyelengaraan Pemilu 2019 ini.

“Kami harap semua saksi dari parpol mengikuti sampai selesai, sehingga tak ada mis komuniskasi,” katanya.

Pelaksanaan pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota ini dimulai pukul 09.00 WIB.

Penghitungan pleno ini sebenarnya hasil dari rapat pleno di tiap kecamatan yang ada di Depok.

“Insyaallah, rapat pleno tingkat kecamatan sudah selesai. Sekarang kita melaksanakan rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kota dan berharap berjalan lancar hingga selesai,”katanya.

Hingga berita ini ditulis pelakasanaan Rekapitulasi pleno penghitungan suara ditunda karena masih ada enam kecamatan yang melakukan rekapitulasi.nCR-JD1

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here