PPK Cinere Bantah Lakukan Kekerasan Fisik

42
Edi Sapri

Cinere | jurnaldepok.id
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Cinere, Edi Sapri membantah adanya kekerasan fisik terhadap Andi Rudini Lumban Gaol, Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Rabu, (2/5) saat terjadinya insiden pertengkaran antara sejumlah saksi partai politik dengan Andi Rudini Lumban Gaol saat meminta salinan DAA 1 dari PPK Kecamatan Cinere.

“Memang ada sedikit bersitegang karena kami tidak bisa memenuhi permintaan Andi untuk menyerahkan DAA 1, saat itu kami minta beliau sedikit bersabar karena puluhan saksi yang sudah 10 hari selalu ada di PPK belum menerima DAA 1,” ujar Edi Sapri kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dia menambahkan, keributan antara sejumlah saksi partai politik dan Andi terjadi dua kali, pertama saat Andi datang meminta DAA 1 sekitar pukul 14 00 dan setelah itu sempat mereda.

Namun, kata dia, sore harinya Andi kembali datang dan masuk ke ruang PPK untuk memberitahukan bahwa dirinya akan melaporkan tindak kekerasan terhadap dirinya.

“Saya rasa belum sampai ada kekerasan fisik seperti pemukulan, tapi jika Andi melaporkan seperti itu nanti tentunya akan ada pemeriksaan saksi-saksi, ” tukas Edi.

Sementara Ketua Panwascam Kecamatan Cinere, Ahmad Jayadi menyayangkan kejadian pertengkaran antara Andi Rudini Lumban Gaol dengan sejumlah saksi partai politik yang berada di PPK Cinere.

“Itu cuma miss komunikasi saja, mungkin semua pihak tidak sabaran dan kami melihat PPK sudah bertindak benar karena akan memberikan permintaan Andi setelah sidang pleno digelar bareng dengan saksi atau kuasa caleg atau partai lain yang juga meminta DAA ,1 ” papar Ahmad Jayadi.

Dia berharap, kasus miss komunikasi ini dapat diselesaikan secara baik-baik.

“Jika saudara Andi Rudini Lumban Gaol membawa hal ini ke jalur hukum, itu hak beliau nanti hukum pula yang akan menentukan keputusannya, ” pungkas Jayadi. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here