Lagi, Petugas KPPS Meninggal Dunia

37
Camat Cipayung bersama warga saat menggotong jnazah anggota KPPS yang meninggal dunia akibat kelelahan

Cipayung | jurnaldepok.id
Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Depok kembali meninggal dunia, kali ini berita duka cita datang dari Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung.

Ahmad Fauzi, Anggota KPPS 65 Kelurahan Cipayung, Kamis (2/5) meninggal dunia. Dimana sebelumnya Ahmad Fauzi dirawat di salah satu Rumah Sakit di Pancoran Mas. Di rumah duka RT 07/08 Kelurahan Cipayung, sejumlah rekan Ahmad Fauzi melayat dan mengucapkan belasungkawa termasuk Camat Cipayung, Asep Rahmat.

Panitia Pemungutan Suara Kecamatan Cipayung, Asep Sobari kepada wartawan mengatakan, Ahmad Fauzi yang berusia sekitar 43 tahun menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

“Ahmad Fauzi sempat dirawat di rumah sakit selama empat hingga lima hari, dan beberapa hari sebelum meninggal dibawa pulang,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, pada tanggal 18 April usai kegiatan pemungutan suara, kondisinya sudah drop atau kelelahan sampai ketua KPPS melakukan istirahat.

“Dikarenakan kondisi terlalu lelah, almarhum memang sudah lelah lalu istirahat di rumah masing-masing sampai jam 7 dilanjutkan lagi penghitungan suara. Jadi memang selesai pemungutan suara kondisi agak drop fisiknya sampai beberapa hari setelah itu sakit di rumah lalu ke rumah sakit,” katanya.

Konfirmasi pihak keluarga tidak ada riwayat diagnosa penyakit.

“Saya belum sampai diagnosisnya apa ada
keluhan atau tidak disampaikan, tapi ketua KPPS melihat kondisinya sangat lelah pucat, karena mungkin faktor tanggungjawab tugas,” terangnya.

Ahmad Fauzi dimakamkan di pemakaman di TPU Karet Cipayung. Semua anggota KPPS menyampaikan tahun ini lebih lelah melebihi daripada 2014 lalu pertama faktor jam kerja dan tugas lebih banyak karena lima kotak suara.

“Sejauh ini sudah disampaikan ke KPU dan instansi mudah-mudahan bisa disetujui bantuan untuk korban. Sudah kami bantu administrasi surat kematian ahli waris,” paparnya.

Ia berharap, proses pemilu dikaji dari segi pelaksanaan dan anggarannya. Pasalnya, kegiatannya sangat dituntut tanggungjawab karena kaitan dengan suara.

Sebelumnya, Niman Muslim seorang anggota KPPS 15 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, meninggal dunia usai melaksanakan rekapitulasi suara pemilu.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, Niman Muslim secara tiba-tiba jatuh pingsan di rumahnya RT 04/01 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, pada Senin (22/4).
Mendapatkan Niman Muslim jatuh pingsan, oleh keluarganya Niman lalu dilarikan ke salah satu rumah sakit di Sawangan. Namun saat tiba di rumah sakit, Niman sudah menghembuskan nafas terakhir. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here