TPS Jatijajar Gelar Pemilihan Suara Ulang

34
Suasana PSU di wilayah Jatijajar, Tapos

Tapos | jurnaldepok.id
Masyarakat di RT 04/07 Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Sabtu (27/4) melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 65.

Ketua KPU Depok, Nana Shobarna menjelaskan, PSU dilakukan karena rekomendasi Bawaslu Depok yang sebelumnya Panwascam Tapos meneruskan rekomendasi Pengawas TPS kepada PPK Tapos

“Di mana terdapat tujuh pemilih yang ber-KTP elektronik di luar Kota Depok, yang memilih di TPS 65 Jatijajar tanpa menggunakan Formulir A5. Terpaksa PTPS mengeluarkan dua rekomendasi, pertama melakukan PSU, dan kedua melakukan penggantian Ketua KPPS dalam pelaksanaan PSU,” ujarnya.

Nana menjelaskan, pelaksanaan PSU ini melalui proses diskusi dan diteliti. KPU Kota Depok, kata dia, menemukan bahwa dua dari lima pemilih yang dimaksud ternyata tidak terdaftar di DPT maupun DPTb.

“Atas dasar tersebut, kami KPU Kota Depok menanggapi surat rekomendasi Bawaslu Kota Depok dengan segera menggelar PSU,” katanya.

Nana menambahkan, penetapan tanggal tersebut berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang menyatakan bahwa PSU harus dilakukan paling lambat 10 hari setelah hari pemungutan suara 17 April 2019.

Pelaksanaannya, lanjut Nana, dilakukan sebagaimana biasa, di mana KPPS akan melakukan rapat pemungutan suara pada pukul 07.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB. Dilanjutkan dengan penghitungan suara hingga selesai.

Pihaknya menyiapkan seluruh logistik PSU yang dibutuhkan agar dapat melayani 185 pemilih dengan maksimal.

“Lalu untuk surat pemberitahuan pemungutan suara ulang atau C6-KPU PSU, juga telah dibagikan kepada pemilih sehari sebelumnya. Surat Suara PSU diberikan tanda khusus pemungutan suara ulang untuk membedakannya dengan surat suara pemilu yang lalu,” pungkasnya. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here