Diduga Kelelahan, Anggota KPPS Meninggal Dunia

14
ilustrasi

Bedahan | jurnaldepok.id
Niman Muslim, seorang anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) 15 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan tewas usai melaksanakan rekapitulasi suara pemilu.

Niman Muslim diketahui meninggal dunia usai melaksanakan tugas sebagai anggota KPPS 15. Peristiwa berawal ketika korban tiba-tiba jatuh pingsan dirumahnya RT 04/01 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan pada Senin (22/4). Melihat korban pingsan, keluarganya langsung membawa korban ke salah satu Rumah Sakit di Sawangan.

Naas, saat tiba di Rumah Sakit, Niman Muslim sudah menghembuskan nafas terakhir.

Sementara itu istri almarhum Manih Hasan mengatakan sang suami meninggal pada Senin (22/4).

“Pak RT yang kasih tahu ketua KPPS terus dikabarin ke lurah. Tadi lurah sama Kapolsek baru aja dari rumah saya,” ucapnya.

Dia mengungkapkan jika suaminya itu selama ini tidak pernah memiliki riwayat penyakit. Almarhum Niman dikenal sebagai sosok pria yang aktif di lingkungan sekitar dan dikenal sangat teliti dalam bertugas.

“Bapak bilang, kali ini pemilunya banyak yang harus dikerjakan. Nah, pas kemarin itu Bapak sampai begadang jagain kotak. Bapak itu orangnya enggak pernah mau ngeluh,” katanya.

Niman wafat meninggalkan seorang istri, empat anak dan delapan cucu. Jasadnya telah dimakamkan tak jauh dari rumah duka di kawasan Bedahan.

Ketua Panitia Pemungutan Suara Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan Zainudin membenarkan kalau Niman Muslim meninggal dunia.

“Ya kami sudah dapat kabar kalau Pak Muslim meninggal dunia. Saya dan rekan-rekan petugas PPS sudah kerumah duka mengucapkan belasungkawa,” jelasnya.

Zainudin menambahkan Niman Muslim tercatat sebagai anggota KPPS di TPS 15. Diduga Niman tewas lantaran kelelahan saat menjadi anggota KPPS.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan tercatat ada dua petugas PPS yang diketahui sakit. Antara lain bernama Agus Salim, petugas PPS Kelurahan Pancoran Mas dan Pandu, petugas PPS Kelurahan Ratujaya.

“Keduanya kelelahan, Pak Agus Salim sampai sekarang masih di rawat di rumah sakit. Kalau Pandu, saya belum dapat info terbarunya, apakah dirawat juga atau di rumah,” katanya.

Terkait hal tersebut, ia pun bergegas melakukan koordinasi penanganan atas kedua petugas tersebut.

“Sampai saat ini, kami masih terus memonitoring para petugas PPS, khususnya yang sakit,” pungkasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here