PKS Unggul Di Depok, Ini Kata Idris

16
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Walikota Depok yang juga diusung dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Depok 2015 silam, Mohammad Idris belum mau berkomentar banyak terkait unggulnya suara PKS di Kota Depok.

“Saya belum dapat laporan resmi dari KPU, belum dapat laporan juga dari kecamatan, dari aparat saya di Kesbangpol belum dapat, jadi tunggu pengumuman resminya ya,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Senin (23/4).

Ketika disinggung apakah nantinya PKS akan mengusung dirinya kembali atau tidak, ini jawaban Idris.

“Itu masalah perpolitikan, sebelum masuk ke sana saya sering mengatakan bahwa saya sedang menyelesaikan tugas-tugas pembangunan saya 2019 dan ternyata terakhir 2020, ya karena saya dengar Pilkada September 2020,” paparnya.

Yang terpenting, kata dia, saat ini selesai dahulu tugasnya menjadi kepala daerah.

“Ya soal itu urusan nanti, kami lihat perpolitikannya seperti apa, termasuk hasilnya,” ungkapnya.

Unggulnya perolehan suara PKS di Kota Depok membuat partai tersebut kembali bangkit dan memastikan mampu mengusung walikota-wakil walikota Depok meskipun tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

Sebenarnya, PKS sempat terpuruk pada pileg 2014 silam. Dimana, kursi PKS sempat terjun bebas di DPRD Depok dari 11 kursi menjadi enam kursi hasil pileg 2009 silam.

Pada pemilu 1999, PKS yang saat itu masih berlebelkan Partai Keadilan (PK) hanya memperoleh tiga kursi di DPRD Depok. Kemudian PKS menjadi pemenang pemilu di Depok dengan raihan 12 kursi pada pileg tahun 2004. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here