Elite Politik Diminta Tenang

3
Walikota-wakil walikota bersama komunitas gowes dan OPD saat melaksanakan kegiatan gowes bareng

Margonda | jurnaldepok.id
Saling klaim kemenangan antara kubu 01 dan 02 dalam pemilihan presiden 17 April kemarin membuat suasana di kalangan masyarakat tak tenang. Bahkan, masyarkat sangat khawatir akan terjadi tindakkan yang melanggar hukum.

Hal tersebut juga turut disayangkan oleh Walikota Depok, Mohammad Idris. Idris meminta semua elite politik tenang dan memberi rasa nyaman kepada masyarakat.

“Masyarakat kita banyak melihat para elite politik dan gampang meneladani orang-rang di atas mereka. Jangan menuntut masyarakat untuk tenang dan damai, tapi juga para elite politik supaya tenang, damai dan tidak panik,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, bahwa Indonesia memiliki system dan undang-undang yang mengatur terkait hal tersebut.

“Asal tumbuh kepedulian dan tidak ada kecurangan. Kami menginginkan pemimpin bangsa dan Negara yang kuat, dari itu harus mengedepankan kejujuran, toleransi dan kepedulian. In Sya Allah, kita sabar menunggu sampai ada keputusan KPU. Kuncinya di KPU, jujur, adil dan transparan,” paparnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna. Ia mengatakan, semua pihak harus menahan diri dan menunggu hasil resmi real count dari KPU.

“Pesan kami kepada masyarakat dan seluruh stake holder agar menjaga kondusifitas, apapun itu hasilnya. Pasti yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here