Kalilaya Seminggu Dua Kali Jebol

3
Satgas PUPR saat memperbaiki tanggul Kalilaya yang dalam seminggu jebol dua kali

Cimanggis | juurnaldepok.id
Hujan deras, pada Senin (8/4) sore mengakibatkan tanggul Kalilaya yang berlokasi di RT 13/16 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, kembali jebol. Akibatnya pemukiman warga yang ada di sekitar Kalilaya terendam banjir dampak dari luapan air Kalilaya.

Pemukiman yang terendam banjir kawasan Perumahan Bukit Cengkeh I, Perumahan Taman Duta, dan Perumahan Bukit Savana.

Salah satu petugas Taruna Siaga Bencana atau Tagana, Bambang mengatakan, peristiwa jebolnya tanggul terjadi saat hujan deras sekira pukul 19:00 WIB.

“Diperkirakan tanggul tersebut tidak kuat menahan tingginya debit air yang cukup deras di aliran kali itu,” ujarnya, kemarin.

Bambang mengungkapkan, ketinggian banjir akibat kejadian ini bervariasi mulai dari 40 hingga 50 sentimeter.

“Ketinggian air sekitar selutut orang dewasa atau 40 sentimeter sampai 50 sentimeter. Tanggul Kali Laya yang jebol lebarnya sekira tujuh meter dan panjang 15 meter,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, akan tetapi warga banyak yang mengalami kerusakan harta benda seperti peralatan elektronik seperti televisi, kulkas, serta perabotan rumah tangga lainnya rusak akibat terendam.

Meski hingga sekira pukul 23:00 WIB banjir masih cukup tinggi, sebagian besar warga memilih bertahan dan tidak mau mengungsi.

“Warga masih bertahan menunggu airnya surut karena saat ini di lokasi ketinggian air sudah mulai surut,” tuturnya.

Saat ini, sejumlah petugas dari Satgas Banjir telah turun langsung ke lokasi kejadian. Petugas sedang berupaya menutup jebolnya tanggul dengan berbagai cara.

“Untuk sementara alat untuk menutup turap yang jebol dengan gunakan bronjong, terpal dan bambu,” katanya.

Sementara itu Lurah Tugu, Abu Motholib menambahkan tanggul Kalilaya yang jebol berada di lingkungan di RT 13/16 berbeda dengan lokasi tanggul yang sebelumnya jebol.

“Kami sudah turunkan petugas di lokasi untuk memperbaiki tanggul yang jebol,” terangnya.

Sementara itu banjir juga melanda
kawasan RW 18, Pondok Tirta Mandala, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong yang diduga akibat penyempitan aliran kali.
Hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Senin (8/4) menyebabkan
tebing setinggi tiga meter bersama tanaman bonggol Bambu di Jalan Raya Sawangan (dekat sekolah Al Ahamidiyah), Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, pada Selasa (9/4) longsor.

Informasi di lokasi kejadian
menyebutkan peristiwa longsornya tebing tanaman bambu itu diketahui sekitar pukul 05.00 WIB.

Puing material tanah dan pohon Bambu menutup jalan utama Raya Sawangan sehingga berdampak kemacetan panjang dari kedua arahnya.

Salah satu saksi, Junaedi mengatakan akibat bonggol Bambu yang robuh dan menutup ruas utama Jalan Raya Sawangan dua sisi baik ke arah Depok dan Sawangan mengalami macet total.

“Sewaktu mau berangkat kerja ke arah Depok jalan sudah tidak bisa bergerak, cukup lama ada hampir 30 menit dan kendaraan menumpuk di dua ruas jalan akibat longsoran pohon bambu menutup jalan,”katanya.

Dari petugas pertamanan setempat dibantu warga dengan menggunakan alat seadanya memotong ranting bambu yang menutup jalan sehingga kendaraan bisa melintas. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here