Meruyung Dikepung Banjir

228
Anggota DPRD Depok saat turun ke lokasi banjir

Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah kawasan diwilayah Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo direndam banjir pasca diguyur hujan lebat, Minggu (7/4).

Tak tanggung tanggung, ketinggian air yang merendam sejumlah permukiman warga mencapai lebih dari 60 sentimeter bahkan dibeberapa titik ketinggian air mencapai hampir 1 meter.

Banjir besar yang melanda kawasan Meruyung dan sekitarnya mengundang keprihatinan dan menjadi sorotan sejumlah kalangan termasuk Anggota DPRD Kota Depok Ma’mun Abdullah yang meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) atau dinas terkait untuk membenahi saluran air (Drainase) disisi ruas jalan raya Meruyung yang ditengarai menjadi biang keladi terjadinya genangan air di ruas jalan dan permukiman warga.

“Ini banjir sudah cukup besar bahkan saya mendapat kabar dibeberapa titik ada rumah warga yang terendam hingga satu meter dan itu sudah sangat mengganggu kenyamanan warga ,” papar Politisi PPP.

Diakuinya, hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Minggu sore, menyebabkan sejumlah kawasan terendam air namun kata dia, genangan air diwilayah Meruyung cukup besar sehingga harus menjadi perhatian serius Pemerintah.

“Memang kemarin, banjir hampir merata terjadi diwilayah Depok, tapi banjir di Meruyung sangat besar, ” imbuhnya.

Pantauan Jurnal Depok melihat sejumlah wilayah di Kecamatan Pancoran Mas, juga terendam air pada Minggu sore kemarin, diantaranya depan DTC kawasan Maharaja Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, bahkan gedung SMPN 20 dikawasan kampung Grogol dekat komplek perumahan Marinir juga terendam hingga hampir 1 meter. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here