DKD Gelar Pentas Budaya Serumpun

11
Pengurus DKD foto bersama dengan perwakilan negara Brunei Darussalam

Laporan: CR1-JD
Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kota Depok menggelar pentas budaya dua negara Serumpun Brunei Darusallam Indonesia dalam Titian Muhibah Budaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat DKD di Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji, pada Jumat (5/4) malam.

Dalam pentas seni budaya dua bangsa tersebut, Ketua Dewan Kesenian Depok, Nuroji mengatakan bahwa tujuan acara ini adalah menjalin silaturahmi dua bangsa di wilayah serumpun melayu.

“Giat ini merupakan pengenalan budaya dari masing-masing bangsa, yakni Indonesia dan Brunei Darussalam. Walaupun tidak terlalu jauh beda dalam seni budayanya, sama-sama dari serumpun melayu,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, dirinya juga mengenalkan beberapa seni budaya yang berasal dari Indonesia, khususnya wilayah Kota Depok.

“Dalam acara ini, ada pertunjukan seni tari, seni suara dan juga lenong betawi. Ini adalah bagian dari diplomasi antar negara melalui seni budaya,” tuturnya.

Terkait kunjungan dari delegasi Brunei Darussalam ke Indonesia (Kota Depok), Dirinya akan melakukan kunjungan balik ke negara tersebut dalam kegiatan yang serupa.

“Kami pertunjukan seni ini sebagai bentuk titian muhibah budaya untuk tamu kita sekaligus dialog dengan masyarakat di Indonesia khususnya di Depok. Kami berharap dialog seni dan budaya ini berkelanjutan dengan penerimaan untuk seniman dari negeri lain atau kami yang suatu saat akan melakukan balasan lawatan seni dan budaya ke negeri mereka,”katanya.

Dikesempatan yang sama, salah satu delegasi dari Brunei Darussalam, Farida sangat dikejutkan oleh beberapa penampilan seni budaya daerah atas penyambutan dirinya beserta rombongan delegasi.

“Kami sangat terharu atas penyambutan kedatangan kami di negeri Indonesia. Mulai dari kedatangan kami, kami sudah disuguhkan dengan beberapa seni budaya asli Indonesia,” ucapnya.

Dirinya berharap kegiatan titian muhibah budaya tidak sebatas seremonial saja dan dapat berlanjut kearah kerjasama antar bangsa dalam melestarikan seni budaya di kancah internasional.

“Kami berharap, kunjungan balik dari Indonesia dapat berkunjung ke Brunei Darussalam dalam rangka mengembangkan diplomasi bangsa melalui seni budaya agar menjadi salah satu destinasi pariwisata,”katanya.
Ketua Harian Dewan Kesehatan Daerah Kota Depok, Asrizal Nur mengatakan usaha kolaborasi oleh seniman Brunei Darussalam yang tergabung dalam organisasi Putri Seni Budaya ini disambut oleh seniman Indonesia yang berdomisili di Depok dan sekitarnya.

“Meski namanya Putri Seni Budaya itu adalah simbol saja, para senimannya justru banyak yang pria,”katanya.

Ketua Panitia Kegiatan tersebut, Jeffrey Sumampouw, dialog seni dan budaya disajikan dengan tukar-menukar dan kolaborasi pergelaran seni dari masing-masing negara.

“Banyak cabang seni tradisi ini akan digelar untuk masyakat luas. Titian Muhibah Budaya antara seniman Brunei dan Indonesia dibuka dengan pertunjukan Rebut Dandang oleh Sanggar Kecubung Waskita,” katanya.

Acara penyambutan tamu dalam tradisi budaya Depok juga menjadi simbolik seniman Indonesia menerima lawatan seniman. Dialog dalam bentuk pantun dilontarkan secara lisan dan segar.

Potret suasana keramahan dan persahabatan kedua Negara pun terlihat. Begitu pun dengan Tarian Selamat Datang oleh Kinang Putra dengan judul tarian “Kembang Mpok” dan gambang kromong siap membuka momen itu. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here