Warga Pondok Jaya Terserang Chikunguya

4
ilustrasi

Cipayung | juurnaldepok.id
Warga di RT01/05 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, terserang penyakit chikunguya yang mengakibatkan sejumlah warga mengalami lemas fisik.

Ketua RT01/5 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Rudi Heryanto mengatakan ada 10 orang warganya terkena cikungunya.

“Iya memang hampir rata-rata mereka (warga ) yang menderita sakit chikunguya lemas. Bahkan ada yang gak kuat bangun,” ujarnya, kemarin.

Rudi mengakui di wilayahnya belum ada tindakan fogging atau pengasapan nyamuk. Padahal wabah cikungunya sudah tersebar di Kelurahan Pondok Jaya. Dia mengatakan, sudah sebulan yang lalu dilakukan fogging, tapi tidak dilanjutkan karena kendala biaya.

“Terakhir sebulan lalu, diserang cikungunya baru sekarang di wilayah kami,”katanya.

Dia berharap pihak dinas terkait bisa membantu menangani serangan penyakit chikungunya di wilayahnya.

“Yang terdata, baru 10 orang, tapi itu belum dilakukan pendataan secara keseluruhan. Termasuk keluarga kakak saya terjangkit cikungunya,” paparnya.

Di lokasi sama, Agus Maulana warga RT 01/05, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, mengaku sudah merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya.

“Badan saya terasa panas, badan seperti tidak bertenaga, lemas semua,” ungkapnya.

Sebelumnya, tetangganya sudah ada yang terkena lebih dulu, dengan gejala yang sama.
Dia menceritakan di kawasan rumahnya memang banyak terdapat nyamuk. Ditambah kondisi cuaca yang tidak menentu membuat kondisi tubuh mudah tertular.

“Di sini memang banyak nyamuk. Setiap hari pasti digigit nyamuk,” terangnya.

Hal yang sama dikatakan Tuti Sumiati, ia menambahkan dirinya sudah sembuh paska diserang penyakit chikungunya.

“Awalnya saya juga sama. Saya nggak bisa jalan sama sekali,”katanya.

Gejala lumpuh dialami selama tiga hari. Dia harus menahan rasa ngilu di persendian, terutama tangan dan kaki.

“Saya kira stroke, sama sekali tidak bisa bangun, mau ke kamar mandi harus di papah,”katanya.
Namun gejala itu berangsur membaik setelah pergi ke Puskesmas.

“Saya langsung berobat, sampai dua kali bolak balik puskesmas, Alhamdulillah sudah bisa jalan lagi,” pungkasnya. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here