BNN: 9 Kawasan Di Depok Rawan Narkoba

14
istimewa

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Kepala BNN Kota Depok, AKBP Rusli Lubis mengatakan, Kota Depok merupakan wilayah rawan narkoba. Ia menyebutkan ada sembilan kawasan rawan narkoba.

“Di Depok ini tidak ada kampung narkoba, yang ada kawasan rawan narkoba. Jumlahnya ada sembilan kawasan,” ucap Rusli.

Rusli menerangkan, narkoba yang beredar di Kota Depok kebanyakan jenis sabu dan ganja. Ia menerangkan, barang-barang yang diedarkan tersebut berasal dari luar Depok, seperti Bogor, Tangerang, dan Cianjur.

“Paling banyak yang berhasil kami sita dan amankan narkoba jenis sabu. Untuk latar belakang pengedar mengedarkan narkotika karena perekonomian,” jelasnya.

Sementara itu Pemerintah Kota Depok akan menambahkan anggaran untuk penanganan bahaya narkoba. Anggaran tersebut bersumber dari APBD dan akan diberikan melalui Polresta dan BNN Kota Depok.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan penambahan anggaran tersebut sebagai bentuk apresiasi pemkot terhadap kinerja BNN dan Polisi dalam mengungkap dan mengamankan pengedar narkoba dengan jumlah yang besar.

“Kami telah melakukan sharing dan koordinasi dengan Polres dan BNN Depok guna menghasilkan langkah apa ke depan. Kami sangat mendukung dan akan menambahkan anggaran penangulangan dan pencegahan narkoba melalui APBD 2020,” katanya.

Dia mengatakan, penambahan anggaran tersebut masih dikaji bersama DPRD Kota Depok.

“Kami berharap dengan penambahan anggaran ini dapat menyelamatkan generasi muda, sebab narkoba kebanyakan dikonsumsi dari anak muda,” pungkasnya. CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here