HUT ke 11, DKR Gelar Baksos

79
Ketua dan Pengurus DKR Kota Depok saat memberikan santunan

Laporan: CR1-JD
Dalam rangka Hut ke-11, Relawan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok melakukan kegiatan bakti sosial berupa santunan anak yatim yang dipusatkan di gedung Balai Rakyat, Jalan Jawa, Kecamatan Beji.

Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan kepada wartawan mengatakan, kegiatan bakti sosial berupa santunan anak yatim ini merupakan rangkaian acara Hut DKR ke 11 yang jatuh pada 12 Maret lalu.

“Agenda santunan anak yatim yang kami lakukan ini merupakan salah satu rangkaian acara Hut DKR ke 11, dan puncaknya pada 23 Maret dengan baksos santunan anak yatim dan konsolidasi DKR,” ujarnya, kemarin.

Roy menambahkan, kegiatan santunan anak yatim ini sebagai bentuk kepedulian DKR terhadap sesama, khususnya di lingkungan masyarakat DKR menggelar kegiatan sosial. Sebagai organisasi yang peduli terhadap masyarakat Indonesia, DKR selalu berupaya untuk menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat, termasuk menyambut momentum hari jadi ke 11.

“Di setiap ulang tahun atau hari jadi DKR kami selenggarakan secara rutin setiap tahun, pada tahun lalu kami membersihkan sampah di wilayah Kota Depok, dan tahun ini kami lakukan pengobatan gratis,”katanya.

Tidak hanya kegiatan santunan anak yatim saja, DKR juga melakukan bakti sosial pengobata gratis dengan
menyebarkan seratus buah kupon yang didistribusikan oleh ketua RT masing-masing.

“Namun, kami tidak akan membatasi jika di luar 100 orang tersebut datang untuk berobat. Bahkan jika ada warga tidak bisa datang ke lokasi pengobatan maka relawan DKR akan menjemputnya dengan motor atau kendaraan lainnya seperti mobil,” paparnya.

Ia menambahkan, kegiatan pengobatan gratis ini lebih ditujukan bagi warga kurang mampu.

“Dengan pengobatan gratis ini diharapkan warga kurang mampu mengetahui kondisi kesehatan mereka. Jika mereka menderita penyakit serius, kami akan merekomendasikan untuk berobat lanjutan,” terangnya.

Pada kegiatan itu dokter dan seorang tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kota Depok disiapkan untuk melayani warga yang berobat.

Dia melanjutkan, pihaknya tidak hanya melakukan aksi demo saja, akan tetapi berupaya memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat di lingkungan.

“Jika ada warga yang hasilnya dari pemeriksaan pengobatan gratis dirujuk ke Rumah Sakit, kami siap rujuk ke Rumah Sakit,” jelasnya.

Dalam rangka Hut DKR Ke 11, Relawan DKR Kota Depok, menuntut pada Pemerintah Kota Depok, berobat gratis cukup pakai KTP Depok.
“Segera dibentuk posko-posko pengaduan di Rumah Sakit agar tidak ada lagi pasien ditolak, oleh karena alasan apapun,” katanya.

Selain itu, sambungnya, segera hapuskan tunggakan peserta BPJS Kesehatan dan segera diambil alih menjadi KIS PBI.

Sementara menurut salah satu warga yang mengikuti pengobatan gratis, Sumiyani mengaku, jika masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini.

“Apalagi, masyarakat setempat mayoritas kurang mampu, dan mendapatkan pengobatan gratis seperti ini,” pungkasnya. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here