Warga Amerika Yang Masuk DPT Telah Dicoret

99
Nana Shobarna

Margonda | jurnaldepok.id
Dua Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Amerika dan Inggris sudah dicoret dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum 2019.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Depok, Nana Shobarna menegaskan adanya dua WNA yang tercatat sebagai DPT bukanlah kesalahan petugasnya.

“Kami tegaskan dua WNA yang bermukim di Sawangan yang sebelumnya tercatat di DPT sudah kami coret, bahkan mereka sudah kembali ke negaranya,” ujarnya kepada Jurnal Depok, Rabu (20/3).

Ternyata, lanjutnya, yang bersangkutan terdaftar di saat PODP coklit, dan bagaimana WNA itu bisa tercatat bukan karena kesalahan petugasnya di lapangan.

“Kami baru tahu setelah adanya pemberitaan, WNA ber-KTP sulit dibedakan dengan bentuk fisik dan warnanya. Kami verifikasi pertama dia memastikannya dan intinya sudah dicoret,” tegasnya.

Sebelumnya, Koordinator Divisi Pencegahan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana mengatakan, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Depok telah mencoret dua DPT tersebut.

“Kami mengecek Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serta KPU ternyata ditemukan ada dua WNA masuk DPT. Dua orang tersebut sudah kami rekomendasikan dicoret,” ujarnya, kemarin.

Ia mengatakan, dua WNA tersebut adalah FSM, warga asal Amerika dan PDM, warga negara Inggris.

“Temuan tersebut berdasarkan verifikasi faktual untuk memastikan kebenaran data-data pemilih di Depok pada Pemilu 2019,” paparnya.

Ia mengatakan, dua WNA tersebut memiliki e-KTP karena telah menetap di Kota Depok dalam jangka waktu lama.

“Ada yang sebagai ekspatriat, kerja pada perusahaan di Indonesia atau ada juga yang dalam masa studi, mereka membutuhkan waktu tinggal cukup lama,” katanya.

Pihaknya akan terus memastikan ke Disdukcapil dan KPU agar tidak ada WNA masuk dalam DPT Pemilu 2019.

“Adapun, DPT di Depok untuk Pemilu 2019 berjumlah 1.309.738 orang. Jumlah tersebut tersebar di 11 kecamatan di Kota Depok,” ungkapnya. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here