Walikota Kutuk Aksi Penembakkan Ummat Islam

35
Mohammad Idris

Margonda | jurnalepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris turut mengecam keras terhadap peristiwa penembakan di masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) siang. Ia meminta agar pelaku dihukum berat sesuai hukum yang berlaku.

“Perbuatan teror dan keji ini tidak bisa dibiarkan dan pelaku sudah semestinya dihukum seberat-beratnya. Karena melakukan di rumah ibadah dengan cara yang biadab,” ujar Idris, Jumat (15/3).

Dirinya juga meminta agar Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Wellington, Selandia Baru untuk mengecam dan mengutuk pelaku dan menuntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Saya meminta kepada Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri dan Kedubes RI di sana untuk mengecam dan mengutuk pelaku serta menuntut peradilan setempat agar menegakkan hukum serta melakukan pembelaan terhadap kebenaran dengan adil dan menghukum pelakunya sesuai hukum yang berlaku setempat,” paparnya.

Peristiwa penembakan di masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3) siang menuai kecaman dari berbagai pihak di belahan dunia. Dalam peristiwa tersebut, pelaku yang dilaporkan bernama Brenton Tarrant asal Grafton, Australia, menyerbu Masjid Al Noor ketika jamaah tengah melaksanakan Shalat Jumat.

Seperti diketahui, pelaku dengan sengaja dan bahkan sempat memvideokan peristiwa penembakan tersebut. Dikabarkan pula ada warga negara Indonesia dalam peristiwa tersebut yang menjadi korban. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here