Petugas Rutan Gagalkan Penyelundupan HP

29
Petugas rutan saat memberikan keterangan pers

Cilodong | jurnaldepok.id
Petugas Rumah Tahanan Kelas II B Depok yang berlokasi di Kecamatan Cilodong berhasil menggagalkan penyeludupan telepon genggam ke dalam Rutan.

Kepala Satuan Pengamanan Rutan Depok, Puang Dirham mengatakan,
empat pengunjung warga binaan di Rutan Depok diamankan oleh petugas portir di ruang pemeriksaan pengunjung karena mencoba menyelundupkan ponsel.

“Keempat perempuan tersebut mencoba selundupkan ponsel dengan cara saling oper saat akan membesuk temannya di Rutan,” ujarnya, kemarin.

Saat diperiksa di ruang pemeriksaan pengunjung, keempat perempuan tersebut, BL (18), warga Mampang Depok, Id (16), warga Pitara Depok, An (18) warga Mampang Depok, dan Ar (13) warga Pitara, Depok, terpaksa diamankan petugas karena berusaha menyelundupkan dua unit ponsel ke dalam rutan.

“Saat itu juga petugas kami langsung mengamankan keempatnya untuk diperiksa lebih intensif karena ketahuan membawa barang terlarang,” katanya.

Dalam pemeriksaan, keempat perempuan itu coba berbelit-belit saat ditanyakan siapa pemesan dua unit ponsel tersebut. Akhirnya, satu nama disebutkan, yakni atas pesanan AW alias Dendi (19), seorang warga binaan Rutan Depok.

“Petugas langsung menjemput AW untuk dikonfrontir dengan empat perempuan tersebut,” jelasnya.

Dari keterangan AW bahwa ponsel tersebut akan dijual kepada NH alias Okem (22) dan A (19
H dan A, yang juga warga binaan, yang sudah mentransfer sejumlah uang untuk membeli ponsel tersebut.

NH dan A kemudian juga dijemput petugas Rutan Depok dan keduanya mengakui jika memesan ponsel tersebut atas tawaran AW dengan memberikan uang panjar.

Dirham sangat menyayangkan kejadian tersebut, namun dia mengatakan tidak mau memberi toleransi kepada pelanggar aturan tersebut.

“Para warga binaan yang terbukti bersalah tetap kami kenakan sanksi sebagai hukuman dan kepada empat perempuan muda tersebut disuruh membuat pernyataan serta dilarang membesuk dalam waktu yang ditentukan,”katanya.

Kepala Rutan Depok, Bawono Ika Sutomo mengimbau agar para sanak keluarga yang membesuk tidak membawa barang-barang terlarang saat membesuk.

“Petugas kami tidak segan menindak setiap pelanggaran yang dilakukan,” pungkasnya. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here