Pelipatan Surat Suara Dijaga Ketat

84
Ketua KPU saat mendampingi Kapolresta Depok memantau pelipatan surat suara

Cimanggis | jurnaldepok.id
Sekitar 5.348.102 surat suara (Susu) untuk Pemilihan Umum 2019 telah tiba di gudang Komisi Pemilihan Umum Kota Depok, tepatnya di kawasan Pergudangan Kubik, Jalan Tugu, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, yang terdiri dari DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota, dan pemilihan presiden maupun wakil presiden.

Jajaran Polres Depok melalui personil Polsek Cimanggis secara intens melaksanakan pengamanan kegiatan pelipatan kertas suara pemilu 2019, di gudang KPU.

Kapolres Depok, Kombes Pol Didik Sugiarto mengatakan, hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya permasalahan dengan surat suara, baik dalam bentuk surat suara hilang maupun potensi penyalahgunaan terhadap material surat suara tersebut.

Didik yang ikut meninjau langsung ke gudang KPU mengatakan, pihaknya menurunkan sebanyak 10 personel untuk melakukan penjagaan di sekitar lokasi pelipatan dan logistik pemilu.

“Anggota sudah kami plot untuk melakukan pengawasan dan penjagaan guna memastikan tidak ada petugas yang membawa surat suara keluar. Segala gangguan tetap kami antisipasi dengan mensiagakan sejumlah personel di lokasi,” ujarnya, kemarin.

Pihaknya menurunkan sebanyak 10 personel anggota Polresta Depok dibantu Polsek Cimanggis dilokasi. Pihaknya juga menurunkan sedikitnya tiga anggota polwan untuk memeriksa petugas saat masuk dan keluar gudang KPU.

“Kami tempatkan sedikitnya tiga Polwan disini, untuk memeriksa karena yang bekerja kebanyakan adalah perempuan. Guna memastikan tidak ada petugas yang membawa surat suara keluar,”katanya.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna menambahkan, pelipatan surat suara itu melibatkan sebanyak 400 petugas.

“Pada hari pertama ini, KPU bersama Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu fokus melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara pemilihan DPRD Provinsi, kemudian disusul dengan surat suara DPR RI,” tandasnya.

Nana menambahkan, KPU menargetkan pemilahan dan pelipatan kerta suara selama 10 hari ke depan, yakni hingga 21 Maret 2019.

“Kami juga sudah memberikan pengarahan apa saja yang menjadi tugas mereka. Kemudian mereka juga diberikan pemahaman tentang kategori-kategori surat suara yang rusak yang bagaimana,” katanya.

Adapun upah untuk para petugas pelipat suara yakni Rp100 per lembar.

“Kalau surat suara DPD dijadwalkan akan tiba pada 22 Maret 2019. Nah untuk upah kami berikan Rp100 per lembar surat suara, tergantung kemampuan mereka,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini menuturkan, pihaknya menurunkan tiga petugas panitia pengawas kecamatan atau panwascam untuk melakukan pengawasan penyortiran dan pelipatan surat suara.

Luli menyebutkan, surat suara yang sudah masuk ke gudang KPU Kota Depok masing-masing sebanyak 1.335.525, untuk masing-masing kategori yang jumlah keseluruhannya mencapai 5.348.102.

“Per dusnya surat suara dilebihkan dua persen dari jumlah total surat suara per dus. Kami juga mengimbau kepada para petugas agar menyisihkan surat suara yang ditemukan rusak,” pungkasnya. n CR1-JD|Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here