Pradi Siap Dampingi Idris Dua Periode

217
Pradi Supriatna

Sawangan | jurnaldepok.id
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna akhirnya menjawab pertanyaan Walikota Depok, Mohammad Idris terkait perasaan hatinya untuk kembali berdampingan dengan dirinya pada Pilkada Depok 2021.

“Ketika kami berkomitmen dan sama-sama saat itu diusung, niat awal kami tentunya ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Seiring perjalanan, tentunya kami memiliki basic yang berbeda, beliau (Pak Wali,red) merupakan seorang akademisi dan ahli ibadah, dan saya dari professional, pebisnis dan berlatarbelakang politisi,” ujar Pradi kepada Jurnal Depok, kemarin.

Untuk menemukan kesamaan, kata dia, tentu butuh proses. Dirinya merasa bersyukur tiga tahun berjalan telah menemukan kesamaan dan bisa saling memahmi. Begitu juga dalam melayani masyarakat.

“Kalau lurus-lurus saja kan enggak seru juga, ini dalam rangka mencari yang terbaik untuk melayani masayarakat. Kami melihat bukan sinyal lagi, kalau seperti ini dan dukungan masyarakat pun besar, ya sudah kukuhkan saja,” paparnya.

Namun begitu, Pradi sadar betul dengan keputusan politik yang berada di DPP baik Gerindra maupun PKS.

“Ini tentu matematika injury time, bayangkan saja dalam pilpres penentuannya bukan bicara tahun, bulan, minggu tapi hanya beberapa hari. Apalagi kami yang baru tiga tahun berjalan, masih ada dua tahun ke depan,” terangnya.

Jika dilihat dari kaca mata parpol, katanya, ada beberapa indikator yang bisa memuluskan itu semua baik yang menyangkut popularitas, elektabilitas maupun akseptabilitas. Dikatakannya, bahwa komunikasi politik dengan partai pengusung di tingkat pusat berjalan cukup baik.

“Yang ada bagaimana kami menuntaskan janji-janji politik kami kepada masyarakat. Kalau enggak (siap berduet,red) mungkin saya tidak mendapat delegasi dari Pak Wali untuk meresmikan BDRS ini,” tegasnya.

Sebelumnya Walikota Depok, Mohammad Idris blak-blakan mengungkapkan isi hatinya terkait tiga tahun perjalanan pemerintahan yang ia bangun bersama Pradi Supriatna.

“Mungkin teman-teman melihat saya jarang tampil bersama Pak Pradi, harmonis kan enggak harus bersama-sama. Saya kalau kondangan juga terpisah dari istri saya, istri saya ke timur saya ke barat, saya sangat harmonis dengan istri saya, permasalahannya saya harus berbagi tugas,” ujar Idris dalam acara konfrensi pers tiga tahun pemerintahan Idris-Pradi, Kamis (28/2).

Ia menambahkan, pihaknya selalu berbagi tugas dengan wakilnya. Termasuk setiap kali kegiatan di masyarakat.

“Bahkan Allah menjelaskan, jangan sampai kita terlena. Terkadang kita sama-sama tapi hati kita berantakan, itu seperti orang Yahudi. Orang Yahudi itu seakan-akan sama-sama terus, namun kata Allah, hati mereka itu bercerai berai. Kalaupun kita jauh tapi dekat di hati kan, tergantung hati kita. Sekarang tanya Pak Pradi, masih cinta saya atau enggak, kalau saya ditanya ya masih cinta lah (cinta karena Allah),” paparnya.

Jika ditanya masih harmonis, kata dia, Idris meyakini hatinya masih harmonis dengan Pradi.

“Nanti tanya Pak Pradi, masih harmonis enggak sama Pak Idris, lihat hatinya,” katanya.

Ia mengatakan, secara pribadi berkeinginan persaudaraan dan persahabatan terus berlanjut (dengan Pradi).

“Ingin saya masih berlanjutlah agar tidak macam-macam, perceraian itu kan sesuatu yang sangat menyakitkan. Jadi saya ingin tetap berlanjut dan jangan sampai pecah kongsi. Meskipun, ada sedikit kasus-kasus itu biasa, di dalam rumah tangga juga seperti itu. Kadang gara-gara piring pecah pun bisa jadi ribut, itu biasa. Bagaimana kita dapat memanage hal semacam itu dengan bijak,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here