Hore…RSUD Miliki Bank Darah

91
Wakil Walikota didampingi Direktur RSUD Depok saat menggunting pita sebagi tanda diresmikannya BDRS (dok promentasi)

Sawangan | jurnaldepok.id
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok kini memiliki pusat Bank Darah Rumah Sakit (BDRS). Didirikannya BDRS tak lain untuk memberikan pelayanan transfusi darah yang memanfaatkan darah manusia sebagai bahan dasar dengan tujuan kemanusiaan dan tidak untuk tujuan komersial. Dengan begitu, masyarakat atau keluarga pasien tak perlu jauh-jauh lagi untuk mengambil darah di Kantor PMI Kota Depok atau rumah sakit lain.

“BDRS merupakan suatu unit pelayanan di rumah sakit yang bertanggungjawab atas tersedianya darah untuk transfusi yang aman, berkualitas, dan dalam jumlah yang cukup untuk mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya,” ujar Asloe’ah Madjri, Direktur RSUD Depok, kemarin.

Hal itu, kata dia, sesuai dengan Permenkes RI No.83 Tahun 2014. Berdasarkan data UTD PMI Kota Depok, Tahun 2018 UTD PMI telah melayani 1685 kantong darah dari berbagi jenis golongan darah bagi RSUD Kota Depok.

“Pemerintah mewajibkan rumah sakit mempunyai BDRS untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasiennya dan atau pasien Rumah Sakit di sekitarnya yang belum memiliki Bank darah,” paparnya.

BDRS RSUD Kota Depok mempunyai tugas di anatarnya menerima darah yang sudah diuji saring oleh UTD (Unit Transfusi Darah PMI Kota Depok, menyimpan darah dan memantau persediaan darah.

“Selain itu melakukan uji silang serasi darah pendonor dan darah pasien, melakukan rujukan bila ada kesulitan hasil uji silang serasi dan golongan darah ABO/rhesus ke UTD secara berjenjang, menyerahkan darah yang cocok bagi pasien di rumah sakit,” katanya.

Tak hanya itu, BDRS RSUD juga memiliki tugas untuk melacak penyebab reaksi transfusi atau kejadian ikutan akibat transfusi darah yang dilaporkan dokter rumah sakit dan mengembalikan darah yang tidak layak pakai ke UTD untuk dimusnahkan.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang meresmikan langsung BDRS milik RSUD Kota Depok mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh pihak RSUD.

“Dengan dioperasionalkannya BDRS RSUD Kota Depok diharapkan terlaksananya pelayanan transfusi darah yang aman, berkualitas, terkoordinasi dan sesuai dengan standar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas kesehatan pasien RSUD Kota Depok,” ungkapnya.

Pelayanan transfusi darah merupakan sebagai salah satu upaya kesehatan dalam rangka penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan sangat membutuhkan ketersediaan darah atau komponen darah yang cukup, aman, mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat. n Rahmat Tarmuji

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here