Balita 3 Tahun Dicabuli

38

Sawangan | jurnaldepok.id
Seorang balita berinisial KAP (3) anak seorang pembantu diduga dicabuli di kawasan Sawangan, pada Senin (4/2) lalu. Ibu dari korban, NK (31), lantas melaporkan kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi pada anaknya tersebut ke Polresta Depok dengan nomor laporan STPLP/311/K/II/2019/PMJ/Resta Depok.

NK kepada wartawan mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat dirinya tengah bekerja di rumah atasannya yang tidak jauh lokasinya dari rumahnya sebagai asisten rumah tangga.
Tiba-tiba saja anaknya datang ke rumah tersebut dan menghampirinya sambil menangis kejar.

“Iya saya kan lagi kerja, terus tiba-tiba anak saya ini datang gitu aja terus nangis-nangis. Saya gak lihat siapa yang nganter waktu itu, pokoknya dia datang sudah nangis kejar dianya,”ucapnya, kemarin.

NK mengatakan, saat itu anaknya nangis kesakitan dibagian kemaluannya. Lantas, setelah itu ia pun langsung membawa anaknya tersebut ke klinik untuk memeriksakan keadaan si anak.

“Sesampainya di klinik dan diperiksa kemaluannya, kliniknya bilang “Ini gak bisa dibiarin laporkan saja ke kantor polisi’,” katanya.

Karena panik, ia pun langsung melakukan visum ke Rumah Sakit Polri Kramatjati.
Hasilnya menyebutkan bahwa ditemukan cairan sperma di dalam kemaluan sobek dan diduga menjadi korban pemerkosaan.

NK mengatakan, setelah kejadian tersebut, anaknya pun mengalami trauma.

“Dulu dia aktif banget, sekarang menjadi pendiam dan takut dengan orang banyak. Dia jadi mudah menangis, bahkan suka ngigo ketakutan kalau lagi tidur,”ucapnya.

Saat ini, NK hanya bisa berharap polisi segera menemukan pelaku yang tega mencabuli anak di bawah umur tersebut.

“Saya hanya berharap polisi cepat-cepat menemukan pelaku sehingga saya pun gak was-was lagi ya dengan keadaan anak saya,” katanya.

Sementara Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus mengatakan, kasus tersebut tengah dalam proses lidik.

“Laporannya sudah kami terima dan sekarang masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan hukum dan sikolog bagi korban dan keluarga.

“Kami siap untuk membantu korban maupun keluarga korban, akan kami dampingi dengan psikolog anak sampai benar-benar pulih, kami juga akan memberikan pendampingan hukum,” pungkasnya. n CR1-JD

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here