Banyak Pengembang Nakal, Ketua Komisi A Merasa Geram

181
H Nurhasyim

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Ketua Komisi A DPRD Depok, H Nurhasyim merasa geram dengan maraknya pengembang perumahan dan apartemen yang tidak mengikuti aturan main terkait perizinan. Hal itu diungkapkan Nurhasyim di sela-sela rapat paripurna penyampaian hasil reses dari masing-masing fraksi.

“Kami masih banyak menemukan proyek pembangunan baik itu perumahan maupun apartemen yang sudah berjalan namun izinnya belum ada. Ini jelas melanggar Perda Kota Depok,” ujar Nurhasim kepada Jurnal Depok, Selasa (26/2).

Ia mengatakan, seharusnya pengembang melengkapi izin terlebih dahulu baru diperbolehkan membangun. Namun, kata dia, di lapangan banyak ditemui izin belum ada namun pengembang nekat melakukan pembangunan.

“Enggak benar itu, meskipun mereka berkilah masih dalam proses. Kan kami mengacu pada peraturan daerah. Ini banyak kami temui pelanggaran di lapangan,” paparnya.

Dari itu, politisi Partai Golkar tersebut meminta ketegasan pemerintah kota untuk menindak pelanggar Perda yang semestinya tidak dapat toleransi lagi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, hingga akhir 2018 lalu pihaknya masih menemukan puluhan perumahan dan apartemen yang tidak dilengkapi dengan perizinan.

“Hasil kami sidak ke lapangan ternyata sangat banyak, puluhan jumlahnya. Kami tidak perlu menyebutkan perumahan mana dan apartemen mana, yang jelas banyak,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Komisi A sesungguhnya telah memberikan rekomendasi ketika menemukan pelanggaran perizinan di lapangan ke pemerintah kota.

“Kami minta ketegasan pemerintah, karena pengawasan bukan hanya DPRD saja, kalau pemerintah tak tegas maka akan seperti ini terus. Satpol PP juga harus mengawasi peraturan daerah,” katanya.

Dari itu, ia meminta pemerintah kota agar lebih tegas dalam menjalankan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komisi A DPRD Depok, terlebih kepada hal yang menyangkut pelanggaran perizinan. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here