Lima Warga Limo Terserang DBD

65
ilustrasi

Limo | jurnaldepok.id
Pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Limo, Parminto mengimbau kepada warga Kecamatan Limo untuk meningkatkan antisipasi terhadap penyebaran wabah penyakit Demam Berdarah Degue (DBD) dengan cara meningkatkan kegiatan bersih bersih lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta penerapan program Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Demikian diungkapkan Parminto menyikapi permasalahan wabah DBD diwilayah Kecamatan Limo.

Dikatakan Parmin, sejauh ini pihaknya baru menerima laporan sebanyak 5 orang yang terjangkit DBD namun meski begitu dia mengatakan ada kemungkinan jumlah warga terkena DBD lebih dari 5 orang pasalnya bisa saja ada warga atau kader yang tidak melaporkan warga yang terkena DBD.

“Sampai saat ini baru kami baru menerima laporan sebanyak lima orang terkena DBD tapi sangat dimungkinkan jika jumlah penderita DBD dilingkup Kecamatan Limo lebih dari lima orang karena mungkin kader belum melaporkan warga yang terkena DBD namun meski begitu kami sudah melaksanakan tahapan antisipasi dan penanggulangan seperti Penyelidikan Epidemiologi (PE), Pengasapan (Fogging) dan sosialisasi penerapan program PSN, PHBS dan aksi bersih lingkungan,” ungkap Parminto.

Dia menambahkan, pengasapan atau fogging bukan merupakan tindakan epektif dalam menekan perkembangan jentik nyamuk Aedes Aigepty penyebar wabah DBD namun pelaksanaan kegiatan PSN dan penerapan program PHBS justru harus lebih ditingkatkan untuk meredam perkembangan jentik.

“Harus ada kesadaran warga untuk meningkatkan aksi bersih lingkungan guna mengantisipasi merebaknya wabah DBD, ” imbuhnya. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here