Tebing Longsor Akibat Langgar GSS?

144
Petugas gabungan saat membersihkan material akibat longsor

Cilodong | jurnaldepok.id
Hujan yang mengguyur Kota Depok, Rabu (20/2) sore mengakibatkan turap di perumahan Cluster Azzura di RW 06 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, longsor dan menimpa rumah serta merendam puluhan rumah di komplek Tirta Mandala.

Dugaan sementara karena faktor kondisi tanah yang labil dan pelanggaran Garis Sepadan Sungai (GSS) Kali Jantung.

Lurah Sukamaju, Nurhadi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat sedang turun hujan deras.
Turap pinggir tebing Perumahan Azura longsor tiba-tiba, longsoran dan puing tebing menutup Kali Jantung yang ada di bawahnya hingga air meluap dan membanjiri puluhan rumah warga di Tirta Mandala.

“Dari data sementara ada dua rumah yang rusak dan satu balai RW akibat terkena jatuhan puing turap,”ujarnya, Kamis (21/2).

Nurhadi menambahkan, pihaknya masih menyelidiki penyebab ambrolnya turap tersebut.
Menurutnya, garis Sempadan Sungai (GSS) sudah sesuai.

“Amdalnya juga jauh dari sini. Kami sudah panggil kontraktornya, apa ini ada kesalahan pembangunan apa gimana itu nanti kami tanyakan,” tuturnya.

Rasiman salah satu warga mengatakan
saat kejadian terdengar suara gemuruh. Dia pun kaget setelah mengetahui turap ambrol.

“Saya lagi di luar denger bunyi bruk kenceng banget. Pas saya masuk lihat kepulan asap tebal ternyata dari runtuhan tembok perumahan di seberang,” katanya.

Akibatnya kamar dan dapur rumahnya rusak. Beruntung tidak ada anggota keluarga yang menjadi korban.

“Barang – barang yang ada di dalam juga ketiban semua. Enggak tahu deh nanti gimana tidurnya. Untung waktu kejadian gak ada yang lagi di dalam,” ungkapnya.

Hingga saat ini rumahnya masih hancur dan belum diperbaiki.

Sementara itu Hadi, rumah yang tergenang air luapan kali di Blok E1 mengungkapkan puluhan rumah yang ada di sekitar lokasi kerendam air.

“Untuk evakuasi kami sudah menghubungi PUPR untuk segera menurunkan beco untuk mengevakuasi material yang menutup kali agar kembali normal lagi,”tambahnya.

Pihak dari Cluster Azura telah mendatangi rumah warga yang rusak. Salah satu pemilik rumah yang rusak yaitu Minah mengatakan, akibat longsoran tebing kamar anaknya mengalami rusak berat tertiban material batu turap yang jebol.
“Saat kejadian terdengar suara gemuruh lalu tiba-tiba turap robuh setelah itu kami semua keluar rumah dan tidak ada korban,”katanya.

Terpisah Kapolsek Sukmajaya, Kompol IGN Bronet Ranapati mengatakan setelah melakukan pengecekan langsung ke TKP tidak ada korban luka.

“Dari peristiwa ini hanya kerugian rumah warga yang rusak terkena jatuhan puing material turap. selain itu turap yang jebol setinggi 10 meter panjang hampir 10 meter. Antisipasi kejadian tidak diinginkan petugas akan kami siagakan di lokasi selama keadaan normal kembali,” terangnya.

Hingga kemarin petugas sedang membersihkan puing-puing yang menutup Kali Jantung agar pemukiman di lokasi lain tidak kebanjiran.

Sementara itu Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, R Gandara Budiana membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kami sudah turunkan anggota ke lokasi kejadian melakukan penanganan,”katanya.

Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok menurunkan belasan satuan tugas (Satgas) ke lokasi tanah longsor di Perumahan Tirta Mandala, RT 03/18, Cilodong.

Selain itu Dinas PUPR mendatangkan alat berat guna membersihkan material longsor dan mengantisipasi longsor susulan

“Kami hanya melakukan pembersihan sisa material yang longsor selanjutnya tugas developer perbaiki turapnya,”kata Kepala Sumber Daya Air Dinas PUPR, Citra. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here