Tangan Sopir Dibacok Begal

66
Suparman menunjukkan luka bacok yang dilakukan oleh kelompok begal

Beji | jurnaldepok.id
Suparman yang berprofesi sebagai sopir, Selasa (19/2) subuh dibacok oleh pengendara bermotor saat melintas di Jalan Saidan RT 02/09 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji. Akibatnya korban mengalami luka dibagian tangan dan telepon genggamnya diambil para pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Suparman saat ditemui dirumahnya di Jalan Saidan RT 02 RW 09 No.65A Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, mengatakan, kejadian berawal saat dirinya hendak kembali kerumah selesai makan bubur kacang ijo di Jalan Curug Agung Tanah Baru.

Setibanya di depan Perumahan Griya Saidan, tiba-tiba korban diserang oleh penumpang pengendara sepeda motor matic warna putih dan pelaku menanyakan mana HP nya.

“Pelaku sempat nanya ke saya mana HP mana HP, saya bilang engak ada tapi pelaku mengeluarkan senjata tajam,” ujarnya, kemarin.

Rupanya ancaman pelaku tak main-main, sesaat setelah meminta telepon genggam milik Suparman, pelaku langsung melayangkan celurit nyaris tanpa ampun. Pelaku lalu menyerang korban dan sempat ada perlawan dari korban dengan menangkis tangannya yang mengakibatkan korban mengalami serius.

“Iya, dia (pelaku) langsung nyabet, saya tangkis kena tangan. HP masih di tangan saya enggak terambil,” tuturnya.

Atas kejadian ini, Suparman mengalami sedikitnya tiga luka bacok. Pelaku melarikan diri setelah korban berteriak minta tolong.

“Habis bacok saya pelaku saya tendang, saya teriak-teriak minta tolong. Mereka langsung kabur. Situasi saat itu sepi,” katanya.

Setelah berhasil membacok korban, pelaku lalu berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor yang ditumpangi. Mengalami luka-luka pada bagian lengan kanan akibat celurit dengan luka 13 jahitan akibat menangkis
korban dilarikan ke salah satu klinik di Tanah Baru.

Suparman mengaku dirinya masih ingat betul wajah dan ciri-ciri para pelaku. Mereka tinggi dan berbadan kurus dengan usia perkiraan 17-20 tahun.

“Mereka naik motor jenis Beat warna putih strip biru. Kami lihat pelaku engak pakai penutup wajah. Mukanya oval, rambut agak gondrong sedikit. Kulit sawo matang,” ucapnya.

Suparman pun berharap, polisi dapat segera meringkus para pelaku. Sebab, aksi seperti ini telah sering kali terjadi dan membuat resah warga Depok.

“Semoga pelaku cepat tertangkap karena meresahkan dan sudah sering terjadi. Orang itu cari mangsanya keliling, ada orang di pinggir jalan sendirian itu yang diincar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Beji, Komisaris Polisi Yenni Sihombing mengaku pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut.

“Untuk lebih jelasnya nanti ya, ini kami masih menunggu hasil penyelidikan,” katanya.

Saat ini kasusnya ditangani Polsek Beji, dan petugas sudah mendatangi ke rumah korban.

Pembacokan sebelumnya juga terjadi di Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji, namun hingga saat ini pelakunya belum berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here