Mahfudz Abdurrahman Tepati Janji Bangun Jembatan

361
Mahfudz Abdurrahman bersama masyarakat saat meninjau jembatan Poncol di wilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari

Bojongsari | jurnaldepok.id
Anggota Komisi V DPR RI, Mahfudz Abdurrahman menepati janjinya dengan merealisasikan pembangunan Jembatan Poncol di lingkungan RW 07, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.

“Jembatan ini sudah lama sekali putus dan sangat mengganggu aktivitas masayarakat di kedua wilayah yakni Curug Bojongsari dan Curug Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Alhamdulillah, setelah kami ajukan pembangunannya langsung dapat direalisasikan,” ujar Mahfudz kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia mengatakan, mulanya jembatan dibangun dengan beton. Namun, mengingat kontur tanah dan aliran sungai Angke yang cukup deras membuat jembatan harus diubah konstruksinya menjadi jembatan gantung agar tidak tergerus air lagi.

Dikatakannya, jembatan tersebut menjadi krusial ketika warga akan memakamkan jenazah. Di mana, saat jembatan putus dan rusak warga di wilayah Curug harus memutar ke wilayah Parung untuk memakamkan jenazah.

“Dengan sudah rampungnya pembangunan jembatan diharapkan dapat semakin meningkatkan produktivitas masyarakat di kedua wilayah. Baik masyarakat yang berada di Kelurahan Curug, Bojongsari maupun yang berada di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, karena saat ini sudah terhubung dengan baik,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pembangunan jembatan yang menghubungkan dengan Bendungan Mas Yono itu menelan anggaran APBN sebesar Rp 3,5 miliar. Jembatan dibangun menggunakan dana aspirasi miliknya.

Camat Bojongsari, Usman Haliyana menyambut baik kehadiran jembatan gantung Curug karena sangat bermanfaat bagi warga Bojongsari pada umumnya.

“Sebelumnya kalau ingin menyeberang harus memutar ke arah Parung, Kabupaten Bogor, namun saat ini sudah tidak perlu jauh lagi. Kami berharap keberadaan jembatan ini membawa banyak manfaat untuk warga sekitar, terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Usman berpesan, jembatan yang menelan biaya cukup besar ini dapat dirawat dengan baik oleh masyarakat.

“Jangan sampai ada tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab merusaknya. Kalau begitu nanti yang rugi warga juga, mari kita jaga bersama-sama jembatan yang sudah ada ini,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Edi Mulyadi mengungkapkan dirinya merasa bersyukur atas telah rampungnya pembangunan jembatan tersebut.

“Saat ini kami punya jembatan baru, ini tak lepas buah kerjasama dari dua wilayah, karena
ada 2.000 penerima manfaat di desa kami dengan adanya jembatan ini,” ungkapnya.

Dikatakannya, bahwa pembangunan jembatan itu merupakan prestasi besar.

“Kami berharap agar jembatan ini dapat dijaga bersama dan dapat ditingkatkan agar nantinya kendaraan roda empat bisa melintas juga,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here