KPAI Sorot Kasus Siswa Disuruh Push Up 100 Kali

90
ist

Margonda | jurnaldepok.id
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan pihak sekolah yang memberikan hukuman fisik berupa push up sebanyak 100 kali pada GNS (10) harusnya lebih responsif untuk membantu.

Pihak sekolah diimbau untuk menelusuri latar belakang keluarga siswa sehingga penyebab mengenai tunggakan GNS selama 10 bulan mendapati titik terang.

“Kalau orang tua tidak mampu maka sekolah harus berkomunikasi dengan orang tua, melakukan home visit untuk mengetahui penyebabnya,” ujarnya, Selasa (29/1).

Dalam kasus ini, kata dia, komunikasi antara pihak sekolah dan walimurid sangat penting. Peran serta pihak komite sekolah juga diperlukan.

“Komite sekolah juga bisa ikut membantu. Misalnya dengan melakukan subsidi silang uang SPP untuk membantu siswa yang kurang mampu. Pihak sekolah juga kan mendapat bantuan dari APBN melalui dana BOS dan KIP. Jadi pihak sekolah bisa lebih kreatif jika mau membantu,” tukasnya.

Mengenai trauma yang dialami GNS maka pihaknya mendorong dinas terkait untuk memberikan pemulihan. Menurut dia GNS mengalami dua jenis kekerasan. Yaitu fisik berupa push up sebanyak 100 kali dan menyebabkan GNS sakit perut. Kedua kekerasan psikis berupa rasa trauma sehingga GNS tidak lagi mau kembali ke sekolah tersebut.

“Kalau pendampingan kami tidak bisa. Kami hanya bisa melakukan pengawasan dan rekomendasi pada dinas terkait untuk pemulihan psikis siswi. Psikisnya wajib dipulihkan,” ungkapnya.

Kalau GNS sudah tidak mau kembali ke sekolah tersebut maka yang bisa dilakukan pemerintah daerah adalah membantu untuk proses pemindahan. Dengan cara dicarikan sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya.

“Dicarikan dimana sekolah yang masih ada kuota untuk dia dan dekat dengan rumah,” ucapnya.

Mengenai sanksi terhadap pihak sekolah jika memang terbukti maka bisa diancam dengan Undang undang Perlindungan Anak yaitu pasal 76C.

“Ancaman hukumannya ada di Pasal 80 UU tersebut. Hukumannya paling rendah 3,5 tahun dan tertinggi 15 tahun,” pungkasnya. n CR1-JD

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here