RW 14 Kelurahan Bojongsari Kenalkan Biber

76
Lurah Bojongsari saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi penggunaan Biber

Laporan: Rahmat Tarmuji
Warga di lingkungan RW 14 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, menggelar kegiatan Sosialisasi Cara Mudah Mengelola Sampah Rumah Tangga dengan menggunakan BIBER (Biopori Ember).

Ketua RW 14, Daud Sulaiman mengatakan, bahwasanya kegiatan tersebut merupakan bagian dari program SALAM BERSERI (sampah ada langsung ambil bersih sehat rapi dan indah).

“Kegiatan sosialisasi cara mudah mengelola Sampah rumah tangga dengan menggunakan Komposter BIBER ini sangat membantu untuk mengelola sampah rumah tangga,” ujar Daud, kemarin.

Ia menjelaskan, Biber sebenarnya hampir sama dengan lubang biopori yang sering dibuat. Hanya saja, kata dia, lubang biopori yang sering dibuat ukuran diameternya lebih kecil dengan program Biber yang permukaanya memakai ember berdiameter lebih besar.

“Caranya, setelah membuang sampah organik ke Biber, permukaanya sampah organik tersebut diberikan lagi tanah agar proses penguraian sampah tersebut lebih cepat, bahkan kalau untuk samaph dedaunan setelah diberikan tanah ditambah permukaannya disiram dengan sedikit air,” paparnya.

Daud berharap dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program tersebut.

“Karena terus terang kendala kami adalah pengadaan ember biopori tersebut, Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan lunching RW 14 kampung Biber,” tukasnya.

Dalam acara tersebut pihaknya menghadirkan pelopor Biber dan juga aktivis lingkungan yang berkaitan dengan sampah, Hevon Pariantsih Janos.

Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan, jika setiap orang menghasilkan sampah 0,8 kg per hari dan 61 persennya organik (penelitian TLUI 2010).

“Dan setiap rumah mengelola sampah organiknya, misal dengan metoda BIBER, maka RW 14 Bojongsari dengan jumlah penduduk berkisar 400 jiwa dapat mengurangi tumpukan sampah di TPS/TPA sebanyak 192,5kg setiap harinya,” tandasnya.

Dikatakannya, lingkungan RW 14 bisa menjadi RW percontohan yang bersih, asri, indah bebas banjir, mengurangi resiko kekeringan di saat kemarau, memperbaiki tingkat ekonomi, kegiatan masyarakat yang semakin kondusif.

“Karena dengan mengelola sampah akan berdampak ketagihan untuk melakukan berbagai kegiatan lainnya yang berkaitan dengan lingkungan,” jelasnya.

Lurah Bojongsari, Undang Hidayat menyambut baik atas prakarsa dan terobosan RW 14 dalam menginisiasi kegiatan Sosialisasi Mengolah Sampah Rumah Tangga melalui motto Salam Berseri.

“Diharapkan peserta dapat menerapkan kegiatan ini dalam keluarga dan lingkungan masyarakat, sehingga masalah sampah bisa ditangani secara efektif dan memiliki nilai ekonomis melalui pemilahan sampah,” katanya.

Ia juga berharap Bank Sampah RW 14 menjadi pilar dan contoh untuk diterapkan di RW lain di Kelurahan Bojongsari.

“Harapan lain sampah bisa dikelola di tingkat sumbernya yaitu di rumah tangga dan rukun tetangga (RT) tidak dibuang ke TPA,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut TP PKK Kelurahan Bojongsari, Pokja Sehat Bojongsari, Karang Taruna Kelurahan Bojongsari, Para Kader Posyandu Kasih Ibu 14, para tokoh masyarakat dan pemuda IRDA Lingkungan RW 14 sebagai panitia. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here