Wujudkan KLA, DPAPMK Gandeng Media

126
Nessi Annisa Handari

Laporan: Rahmat Tarmuji
Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok menggandeng media untuk bersama-sama mewujudkan program Kota Layak Anak (KLA).

Pasalnya, media dinilai memiliki andil besar dalam menyukseskan program Kota Layak Anak (KLA) di Depok. Dengan demikian, dalam pemberitaan media diharapkan tetap melindungi anak apabila menjadi korban pelecehan atau pelaku tindak pidana.

“Misal anak menjadi korban kekerasan seksual, kami berharap media tidak memberitahu identitas anak maupun tidak memasang fotonya secara utuh,” ujar Nessi Annisa Handari, Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, kemarin.

Ia menambahkan, tugas DPAPMK ialah mendampingi anak yang menjadi korban atau pelaku kekerasan. Upaya tersebut diharapkan bisa memulihkan kondisi anak melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Sedangkan peran media meminimalkan pemberitaan terkait anak tersebut.

“Di P2TP2A, kami memiliki psikolog anak, dewasa, pengacara, hingga relawan yang siap menangani anak maupun perempuan. Kami juga terus menjalin sinergitas dengan media agar berkomitmen menjadi media ramah anak,” tandasnya.

Namun begitu, Nessi tidak akan membatasi kebebasan pers di Kota Depok.

“Yang kami harapkan pers dan awak media dapat memegang teguh Kode Etik Jurnalistik, terlebih ketika menemui kasus pelecehan maupun kekerasan terhadap anak. Bagaimana pun seorang anak masih memiliki masa depan yang panjang yang harus lindungi jiwa dan raga nya,” pungkasnya. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here