Saung Ji’ih Butuh Perhatian

69
Tampak depan Sung Ji'ih yang kini minim perhatian

Cinere | jurnaldepok.id
Meski sudah lebih dari sepuluh tahun berkiprah mengembangkan seni budaya Betawi dan sudah banyak meraih prestasi dalam berbagai ajang festival budaya namun keberadaan Sanggar Budaya Betawi yang bermarkas di Jalan Persatuan Rt 04/03 Kelurahan Cinere belum mendapat perhatian dari Pemerintah sehingga para pelaku seni di Sanggar ini terpaksa harus berupaya sendiri dalam mengembangkan seni budaya tradisional Betawi sebagai salah satu aset bangsa.

Ketua umum Sanggar Seni Budaya Betawi Saung Ji’ih, Nahrowi mengatakan, meskipun belum ada perhatian dari Pemerintah, pihaknya tetap aktif melaksanakan sejumlah kegiatan pengembangan seni budaya Betawi seperti seni Palang Pintu, Lenong Mini, Pencak Silat, Pengajian, dan berbagai kegiatan seni budaya bernuansa Betawi.

“Kalau bicara dukungan Pemerintah hingga saat ini dapat dikatakan belum ada termasuk saat kami memugar bangunan Saung belum lama ini, kami belum mendapat bantuan dari Pemerintah padahal kiprah kami dalam mengharumkan nama Kota Depok sudah terbukti dengan beberapa kali menjadi juara pada ajang lomba Palang Pintu di festival Kemang, ” ujar Nahrowi.

Pernyataan senada juga dilontarkan oleh Ma’mun selaku penasehat Sanggar Seni Budaya Saung Ji’ih.

Dikatakan Ma’mun keberadaan dan kiprah Saung Ji’ih sebenarnya sudah diketahui oleh aparatur Pemerintahan hanya saja lanjut dia sampai saat ini belum ada perhatian dari Pemerintah.

“Keberadaan dan sepak terjang kami dalam mengembangkan seni budaya Betawi sudah diketahui dan diakui oleh semua pihak tapi sayangnya kami belum mendapat support dari Pemerintah, ” ujar Ma’mun, kemarin.

Dia menambahkan, untuk biaya operasional kegiatan dan pembangunan Base Camp Saung Ji’ih pihaknya masih mengandalkan iuran para anggota dan para penggiat seni budaya yang peduli akan upaya pelestarian dan pengembangan seni tradisional Betawi. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here