Karyawan Minimarket Disekap, Uang Puluhan Juta Raib

125
Inilah minimarket yang terletak di di Jalan Keadilan, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, yang dirampok

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Kawanan rampok yang diduga memakai senjata api, Selasa (25/12) malam mensantroni minimarket yang berada di Jalan Keadilan, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya.
Berdasarkan informasi, kejadian berawal saat itu dua pekerja lainnya tengah menutup pintu depan karena mau tutup.

Namun tiba-tiba ada seorang pria berhelm ojek online dengan mengenakan masker polos hitam masuk kedalam minimarket.

“Kami mau tutup toko, hanya rollingdor tidak tertutup rapat terbuka sedikit rencana lagi beres-beres. Tiba-tiba pelaku ini masuk kedalam toko sambil ngeluarin semacam pistol dari kantong saku belakang ditodongkan,” ujar salah satu pegawai yang namanya enggan disebutkan, kemarin.

Pelaku menodongkan barang semacam pistol dan pisau, Elsa, bersama kedua rekannya Wahyu Bimantoro (22), dan Meliyanasari (19), hanya diam tidak berani melawan. Jika tidak menuruti kemauan pelaku yang diperkirakan berusia 30 tahun itu mengancam akan ditembak.

Dibawah todongan barang semacam pistol pelaku hanya mengincar brankas toko uang hasil pendapatan yang ada sekitar Rp 30 juta diambil pelaku langsung dibawa dan dimasukin tas selempang yang dibawa pelaku.

“Kalau kami lihat pelaku yang masuk kedalam toko hanya satu orang. Namun dari keterangan saksi warga sekitar sempat melihat ada dua pelaku lagi yang bertugas mengawasi dari luar took,”katanya.

Setelah berhasil menggondol uang Rp 30 juta hasil penjualan dari dalam brankas, pelaku diperkirakan pergi menggunakan motor honda jenis matic.

“Pelaku berhasil membawa uangnya, kami bertiga langsung di sekap dalam gudang. Kami bertiga tangan dan kaki diikat dengan menggunakan tali rafia stok yang ada digudang. Setelah itu pelaku mengunci pintu gudang lalu menutup rollingdoor supaya tidak kelihatan mencurigakan,” ungkapnya.

Para korban bisa bebas dari ikatan pelaku, dengan cara membuka paksa dengan memutuskan tali rafia tersebut.

“Tali rafia sudah bisa kami buka paksa langsung naik ke lantai dua teriak minta tolong warga berdatangan dan akhirnya kami bisa selamat. Ada sekitar 15 menit pelaku beraksi. Pada saat ingin melihat rekaman cctv terpasang dalam toko kabelnya sudah dipotong menggunakan pisau sama pelaku. Saya enggak tahu kaburnya ke arah mana, karena kami dikurung dalam gudang,” terangnya.

Saat ini kasusnya ditangani Aparat Kepolisian Polsek Sukmajaya dan Polresta Depok.
Kapolsek Sukmajaya, Komisaris Polisi IGN Bronet Ranapati mengatakan dari keterangan para saksi para pelaku diperkirakan berjumlah tiga orang.

Salah satu pelaku disebut-sebut diduga membawa barang jenis pucuk pistol namun demikian belum dapat dipastikan apakah itu senjata api atau mainan. Dia menambahkan uang yang dibawa kabur pelaku berjumlah Rp 20 juta.

“Yang saya tahu Rp 20 juta, bukan Rp 30 juta,” katanya.

Pihaknya tengah berupaya keras memburu para pelaku.

“Tim buser sudah saya sebar. Doakan saja semoga lekas tertangkap ya,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah minimarket di Jalan Raya Rumah Tahanan Militer (RTM) di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, pada Kamis 26 April 2018, dirampok.

Pelaku yang diketahui berjumlah 3 orang itu datang dengan menggunakan motor langsung turun menodongkan senjata api ke pelayan toko. Mereka mengancam akan menembak pelayan jika tidak menuruti permintaan pelaku. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here