Bangunan Tanpa IMB Marak Di Limo

130
Risani Pattisahusiwa

Limo | jurnaldepok.id
Koordinator Forum Komunikasi – Asosiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (FKA – LPM) Kecamatan Limo, Risani Pattisahusiwa menilai penegakan Peraturan Daerah (Perda) terkait perijinan yang dilakukan oleh Satpol PP belum maksimal. Hal ini, kata dia, dapat dilihat dari masih banyaknya bangunan komersial diwilayah Kecamatan Limo yang jelas jelas tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tapi belum ditertibkan.

“Memang sudah ada sebagian bangunan yang disegel dan diarahkan untuk memproses perijinan namun itu belum menyentuh semua karena masih banyak bangunan komersial yang sama sekali belum ditindak baik berupa teguran dan penindakan lanjutan, ” ujar Risani kepada Jurnal Depok kemarin.

Dikatakan Risani sikap tebang pilih yang dilakukan oleh jajaran Satpol PP tidak hanya akan memicu kecemburuan sosial dari masyarakat namun juga dapat menimbulkan pertanyaan mengapa sebagian bangunan yang melanggar ditindak namun disisi lain ada bangunan yang juga melanggar tidak dilakukan penindakan.

“Kami belum puas dengan kinerja Satpol PP karena masih sangat banyak bangunan tak berijin diwilayah Kecamatan Limo yang tidak ditindak dan ini tentu meninbulkan pertanyaan ada apa? atau adakah konspirasi dan kong kalikong antara pemilik bangunan dan aparat, ” tukas Risani.

Untuk menangkis anggapan miring masyarakat terkait penindakan bangunan tak berijin, hendaknya jajaran Satpol PP terus melanjutkan aksi penindakan terhadap bangunan yang tak berijin dan pebindakan itu lanjut dia harus tuntas dan tidak hanya sebatas disegel saja.

“Harusnya Satpol PP secara rutin melakukan penindakan dan penertiban bagi bangunan yang belum atau tidak memiliki Izin dan tidak hanya angat angat tahi ayam sehingga dapat menjadi pelajaran bagi warga yang ingin melakukan pembangunan tapi ogah ngurus izin, ” pungkas Risani. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here