Warga Graha Cinere Sweeping Kendaraan Proyek

180
Terlihat warga saat melakukan aksi sweeping terhadap kendaraan proyek yang menuju Perumahan Cinere Parkview

Limo | jurnaldepok.id
Sikap gamang yang diperlihatkan oleh sejumlah dinas terkait dalam penindakan perijinan Perumahan Cinere Parkview membuat warga Graha Cinere geram. Pasalnya, mandeknya penindakan pasca penyegelan yang dilakukan oleh jajaran Satpol PP beberapa bulan silam ternyata tak mampu menghentikan proses pengerjaan bangunan rumah di perumahan elit tersebut. Hal ini dapat dilihat dari hilir mudiknya kendaraan pengangkut bahan material menuju Perumahan Cinere Parkview.

Menyikapi hal ini warga Graha Cinere mengambil inisiatif melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan pengangkut material bangunan yang melintas di sejumlah ruas jalan menuju lokasi perumahan Cinere Parkview.

Mantan Ketua Rw 12 Limo, Mali Rusmadi mengakatan hilir mudik kendaraan pengangkut bahan material perumahan Cinere Parkview berpotensi memperparah kerusakan jalan didalam perumahan Graha Cinere oleh karenanya kata dia warga akan melakukan pengusiran jika ditemukan ada kendaraan pengangkut material bangunan untuk perumahan Cinere Parkview.

“Ruas jalan didalam perumahan kami sekarang sudah rusak dan bergelombang dan belum diperbaiki oleh pengembang makanya kami menolak jika pengembang ingin menggunakan ruas jalan ini sebagai ajses mengangkut material bahan bangunan untuk perumahan Cinere Parkview karena nanti akan memperparah kerusakan bidang jalan ,” ujar Rusmali kepada Jurnal Depok kemarin.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Rw 12 Yacob Tulam Saragih. Dia mengatakan belum lama ini pihaknya terpaksa mengusir sebuah mobil truk bermuatan material bahan bangunan lantaran setelah diperiksa ternyata material bangunan itu akan dibawa ke perumahan Cinere Parkview.

“Ya, kemarin kami memergoki sebuah mobil pengangkut material bangunan akan melintas menuju Cinere Parkview dan kami suruh untuk balik kanan, ” tegas Yacob.

Dia menambahkan, lambannya Pemerintah Kota (Pemkot Depok) dalam menindaklanjuti penyegelan perumahan Cinere Parview berbuntut pada potensi perseteruan antara warga Graha Cinere dengan warga Cinere Parkview.

“Sekarang ini sudah lebih dari 20 keluarga yang menempati rumah di perumahan Cinere Parkview dan kemarin kami sempat bersitegang dengan salah satu warga Cinere Parkview yang ingin memaksakan mengangkut material bangunan kerumahnya dan ini salah satu potensi konflik akibat ketidak tegasan Pemerintah dalam menindak pelanggaran perijinan yang dilakukan oleh PT Megapolitan selaku pengembang perumahan Cinere Parkview, ” tegas Yacob.

Selain masalah perijinan , dia juga menyesalkan tidak adanya laporan warga Cinere Parkview terhadap pengurus lingkungan padahal kata dia secara teritorial kawasan perumahan Cinere Parkview jelas jelas masuk dalam wilayah Rw 12.

“Sudah berbulan bulan lebih dari 20 kepala keluarga yang sudah menghuni rumah di Cinere Parkview belum juga melapor diri kepada kami selaku pengurus lingkungan itu artinya mereka tidak menghargai aturan dan kami sebagai pengurus lingkungan, ” pungkas Yacob. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here