Satpol PP Didesak Warga

139
Salah seorang pekerja beberapa waktu lalu masih melakukan aktivitasnya di Perumahan Cinere Park View yang telah disegel Satpol PP

Limo | jurnaldepok.id
Pernyataan Kasatpol PP, Yayan Arianto untuk segera melakukan pembongkaran terhadap 137 bangunan rumah di Perumahan Cinere Parkview sama sekali tidak direspon oleh PT Megapolitan Developments Tbk selaku pengembang perumahan.

Hal ini terbukti dengan masih adanya kegiatan pembangunan dilokasi perumahan itu meskipun perumahan yang berlokasi di Rw 12 Kelurahan Limo itu sudah disegel oleh Satpol PP pada beberapa bulan silam.

Ketua Rw 12 Kelurahan Limo, Yacob Tulam Saragih mengatakan kegiatan pengerjaan bangunan rumah di Blok F 6 merupakan bukti nyata bahwa pihak pengembang telah mengabaikan imbauan Satpol PP sebagai institusi penegak Perda.

“Hari kemarin kami melihat masih ada kegiatan pengerjaan bangunan di Blok F6 dan secara kebetulan ada sidak dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), itu artinya kami tidak mengarang-ngarang bahwa memang benar masih ada kegiatan pembangunan di perumahan Cinere Parkview meskipun sebelumnya sudah disegel oleh Satpol PP, ” ujar Yacob kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dia menilai, kekonyolan pengembang yang masih melanjutkan pengerjaan pembangunan meski sudah disegel merupakan bentuk sikap mengabaikan aparatur dan aturan hukun sehingga layak untuk dilakukan penindakan lanjutan.

“Saya dengar kemarin sudah ada pernyataan dari Kasatpol PP yang akan segera melakukan pembongkaran terhadap 137 bangunan rumah di Cinere Parkview dan itu harus segera di laksanakan demi tegaknya wibawa aparatur Pemerintah dan institusi penegak Peraturan Daerah (Perda),” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here