Demokrat Jadi Kunci

355
Rudy Kadarisman

Margonda | jurnaldepok.id
Partai Demokrat akan menjadi kunci bagi terbentuknya koalisi dalam pemilihan presiden 2019 mendatang. Terlebih, saat ini Gerindra dan PAN telah merapat ke partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu, dan rencananya PKS pun akan menyusul untuk membangun kekuatan tersebut.

Ketua Divisi Keamanan Internal Partai DPP Partai Demokrat, Rudi Kadarisman mengatakan bahwa Partai Demokrat terus menjalin komunikasi dengan partai politik lain, bahkan dengan PKS sekali pun.

“PKS sebelumnya berkoalisi dengan Gerindra dan intens, artinya yang bertemu dengan kami adalah Gerindra, maka ada menyatukan presepsi kami kepada koalisi Gerindra dan Partai Demokrat. Konsepnya bukan semata bagi-bagi kursi namun lebih kepada sebuah kepentingan bangsa,” ujar Rudi kepada Jurnal Depok, Kamis (26/7).

Ia mengatakan, bahwa koalisi yang dibangun merupakan koalisi kemapanan. Di mana, ada konteks pembaharuan dan perbaikan untuk bangsa ini.

Dikatakannya, bahwa komunikasi Partai Demokrat dan PKS sudah terjalin baik dan dalam waktu dekat ini akan melakukan komunikasi pula antara Demokrat dengan PKS.

“Demokrat selalu membuka komunikasi kepada siapa saja, anggap saja head to head dan tidak bicara poros ketiga. Partai itu selalu mencari sebuah peluang di dalam berkoalisi. Komunikasi kami dengan Jokowi telah kami ciptakan dalam satu tahun ini. Tidak pernah Pak SBY menawarkan AHY menjadi wapres Jokowi atau apa, komunikasi politik itu tetap dijaga,” paparnya.

Dari itu, Partai Demokrat harus menjadi alternatif sebagai parpol yang memiliki tiket cukup baik. Dikatakannya, pertemuan Gerindra, PAN dan yang akan menyusul PKS telah diatur oleh Tuhan.

“Di situ kami yakin bahwa Prabowo hari ini bukan Prabowo yang dulu, akan tetapi Prabowo yang baru, karena memiliki kepentingan bagaimana membangun bangsa dan menyelesaikan persoalan bangsa ini,” tukasnya.

Dirinya meyakini, koalisi Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS akan terbentuk. Namun, kata dia, bahwa ini merupakan politik yang bisa berubah kapan saja. Ia juga menegaskan, bahwa Partai Demokrat dalam pertemuan kemarin dengan Gerindra sama sekali tidak membahas dan menentukan capres maupun cawapres.

“Setelah menyatukan presepsi maka akan menjadi haknya presiden terpilih untuk menentukan wapres. Misalnya Pak Prabowo memilih siapapun di situ asalkan memiliki konsep dan pemahaman yang sama tentu kami setuju saja,” terangnya.

Rudi yang pernah menjabat sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok mengatakan, figure SBY saat ini sebagai negarawan sangat dihargai oleh partai bakal mitra koalisinya. Dikatakannya, selama 10 tahun menjadi presiden, SBY mampu mengendalikan pertumbuhan ekonomi, menciptakan keamanan dan membuka demokrasi kepada siapapun.

Lebih lanjut ia mengatakan, Demokrat memiliki tiket 10 persen dan memiliki ketua umum yang juga mantan presiden dua periode.

“Anggap saja head to head ini suaranya tidak beda jauh, dulu Pak Prabowo dengan Pak Jokowi perbedaannya hanya sekitar 6-7 persen. Maka Partai Demokrat menjadi kunci, sementara pada Pilpres 2014 lalu Partai Demokrat berada di tengah-tengah dan abstain. Ukuran kemenangan itu bisa terjadi, terlebih hari ini banyak orang yang kecewa dengan kepemimpinan Jokowi,” ungkapnya.

Dikatakannya, Partai Demokrat bekerja mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak sesuai kepentingan bangsa, namun juga mendukung program pemerintah.

“Kami juga bukan semata-mata subjektif terhadap pemerintahaan saat ini, tidak. Demokrat dengan Jokowi pun memiliki hubungan baik,” katanya.

Dirinya memiliki keyakinan PKS juga akan merapat ke Partai Demokrat, terlebih partai tersebut memiliki tekad untuk mengganti presiden.

“Kalau ingin ganti presiden tapi koalisinya ke sana, ya kami bingung dan enggak ngerti juga. Partai yang saat ini bergabung dengan kami merupakan partai yang lahir pasca reformasi, kalau yang ada di sana itu partai lama, kami yakin bisa mengulang kemenangan di 2004. Partai yang bergabung di kami semuanya memiliki tiket, dan kami pun yakin partai yang tidak memiliki tiket untuk mengusung capres dan cawapres akan bergabung ke kami,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here