808 Jamaah Haji Diberangkatkan

164
Keluarga jamaah haji saat melepas kepergian anggota keluarganya ke tanah suci

Margonda | jurnaldepok.id
Sebanyak 808 calon jamaah haji yang tergabung di kloter 28 asal Kota Depok, Rabu (25/7) diberangkatkan ke tanah suci dari Halaman Balaikota Depok. Isak tangis mewarnai keberangkatan para calon jamaah haji di halaman Balaikota.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Asnawi mengatakan ada sekitar 808 calon jamaah haji, enam diantaranya merupakan petugas haji yang diberangkatkan dengan kloter 28 Jawa Barat.

“Seluruh jamaah haji yang diberangkat ke tanah suci kami lihat dalam kondisi sehat dan tidak kekurangan apapun,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan para calon haji yang diberangkatkan itu berasal dari Kloter 28 dan 30. Masing-masing kloter berjumalah 410 orang. Titik pemberangkatan awal berada di halaman gedung Pemkot Depok, Jalan Margonda Raya pada Rabu, (25/7 Para calon haji berkumpul di sana kemudian diangkut 10 bus menuju asrama Embarkasi Bekasi.

Sedangkan Kloter 30 pada pukul 10.00 WIB. Lalu, Kloter 28 dijadwalkan masuk asrama pukul 09.10 WIB. Sementara Kloter 30 pukul 13.10 WIB.

“Kedua kloter tersebut bakal terbang pada Kamis, (26/7) pagi. Kloter 28 terbang pukul 03.10 WIB disusul Kloter 30 pukul 07.10 WIB,” terangnya.

Asnawi menuturkan, pemberangkatan berlangsung lebih cepat karena pemeriksaan imigrasi oleh otoritas Arab Saudi berlangsung di embarkasi. Dia memastikan, kondisi terakhir calon haji pemberangkatan perdana Depok telah siap berangkat.

“Berbagai pemeriksaan kesehatan hingga pemberian vaksin serta urusan dokumen pun telah rampung. Jemaah calon haji Depok bertolak melalui Bandara Sukarno-Hatta Tangerang dan mendarat di Madinah,” paparnya.

Asnawi menambahkan, kuota jemaah calon haji Depok 2018 mencapai 1.708 orang. Kouta tersebut dipastikan penuh dan tak tersisa.

“Terdapat lima kloter calon haji dari Depok. Selain Kloter 28 dan 30, terdapat pula Kloter 54, 75, dan 94. Kloter 54 berangkat pada 2 Agustus, Kloter 75 pada 8 Agustus serta Kloter 94 pada 13 Agustus 2018,” ungkapnya.

Kendati demikian, Asnawi mengaku penundaan atau pembatalan masih mungkin terjadi.
Pasalnya, para jemaah bakal kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di embarkasi.

“Kalau di pemeriksaan kesehatan itu dianggap tidak laik, belum memenuhi persyaratan, (jamaah,red) diobati dulu, ditunda keberangkatannya. Jika telah sembuh, jamaah akan diberangkatkan besama kloter yang lain,” jelasnya.

Bila kondisi kesehatan memburuk, sambungnya, pemberangkatan jemaah itu dibatalkan untuk tahun ini. Namun, jemaah yang batal karena sakit mendapat prioritas diberangkatkan pada musim haji tahun depan.

Guna memastikan kondisi prima para tamu Allah tersebut, panitia penyelenggara haji Depok juga mengikutkan tenaga medis berupa dokter dan perawat pada setiap kloter. Ada 12 pendamping yang menyertai keberangkatan dua kloter perdana Depok.

Masing-masing kloter mendapat enam pendamping dari tenaga medis, tim pemandu haji daerah, tim pembimbing ibadah haji, tim pemandu haji Indonesia.

Kendatipun persiapan maksimal, ia mengimbau para jemaah tetap menjaga kesehatan sebelum pemberangkatan hingga berada di Tanah Suci.

“Karena perjalanan panjang dan jemaah harus sungguh-sungguh mengikuti tuntutan pemandu, juga menjaga nama baik Kota Depok,” tukasnya.

Tak hanya itu, dia mengimbau Jemaah tak terlalu banyak membawa pengantar saat pemberangkatan.

Di lokasi sama, Asisten Pemerintah Kota Depok, Sri Utomo meminta kepada seluruh jamaah agar tetap mengikuti seluruh ketetapan yang telah diberikan oleh Kementrian Agama.

“Kami mewakili Pemkot Depok mendoakan dalam melaksanakan haji diberikan kemudahan dan kelancaran. Serta para jamaah selalu mengikuti apa yang telah diarahkan sebelum keberangkatan,” ungkapnya.

Ia berharap, para jamaah kembali dengan membawa haji yang lebih baik.

“Keberangkatan haji waktu tunggu nya lama, untuk itu jaga kesehatan serta harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan pengawas agar haji nya menjadi haji yang mabrur,”tutupnya. n Ktr

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here