Gedung B-D RSUD Senilai Rp 185 M

240
Walikota disaksikan Ketua DPRD, Dirut RSUD, Anggota DPRD, Forkopimda dan OPD saat menandatangani prasasti penggunaan gedung baru RSUD Kota Depok

Sawangan | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo dan unsur Forkopimda meresmikan langsung pemanfaatan Gedung B-D milik RSUD Kota Depok.

Dalam keterangannya, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dudi Miraz Imaduddin mengatakan bahwa pembangunan Gedung B-D RSUD dianggarkan mulai 2016 sebesar Rp 115 miliar dan pada 2017 Rp 70 miliar. Dengan begitu total anggaran untuk pembangunan Gedung B-D RSUD Kota Depok senilai Rp 185 miliar.

“Di tahun ini dianggarkan lagi untuk pemasangan atap dan tembok Gedung C senilai Rp 18 miliar,” ujar Dudi, Minggu (22/7).

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan operasional gedung baru RSUD akan berjalan secara simultan. Terkait Gedung C, Idris mengatakan bahwa hal itu telah dianggarkan di tahun ini dan akan dimasukan dalam RKPD untuk pembangunan UGD di Gedung A dan ruang perawatan di Gedung C.

“Sudah mulai dilanjutkan untuk yang Gedung C, diaharpakan pada 2020 nanti Gedung C telah selesai secara keseluruhan,” terangnya.

Saat ini, pihaknya juga tengah mempersiapkan pembangunan RSUD wilayah timur yang berada di Kecamatan Tapos. Ia mengatakan, lahan tersebut sudah ada dan akan dibebaskan tahun ini sekitar satu hektare.

“DED nya tahun depan, mudah-mudahan dapat dilanjut konstruksinya,” paparnya.

Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo merasa bersyukur atas diresmikannya gedung baru milik RSUD.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya gedung baru ini pelayanan kepada masyarakat tentunya dapat dimaksimalkan dan lebih meningkat serta tidak ada lagi istilah menolak pasien. Kami di DPRD tentu akan support anggaran terkait pembangunan sarana dan prasarana kesehatan di Depok ini,” tandasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri nampak tak bisa berkata-kata saat wartawan mewawancarainya. Lulu, begitu ia di sapa akrab, merasa terharu atas terselesaikannya pembangunan gedung baru berlantai delapan itu.

“Proses pembangunan ini dimulai sejak 2016, Alhamdulillah tahun ini sudah selesai. Enggak bisa ngomong, tentu kami sangat puas,” tuturnya.

Dirinya berharap, dengan diresmikannya gedung baru RSUD dapat memberikan pelayanan yang terbaik dengan fasilitas modern.

“Gedung B-D ini difungsikan untuk pelayanan farmasi, laboratorium, Ponek, kamar operasi, ICU, NICU, PICU serta ruang perawatan. Sementara kami juga memiliki Gedung E yang difungsikan untuk gizi dan laundry, serta Gedung F untuk instalasi forensic dan kamar jenazah. Gedung G untuk genset,” ungkapnya.

Gedung B-D yang dibangun memakan waktu kurang lebih tiga tahun itu terdiri dari 205 tempat tidur, ICU, HCU, PICU dan NICU. Namun untuk saat ini belum seluruhnya dimanfaatkan dikarenakan SDM yang masih terbatas.

Untuk lantai satu difungsikan sebagai instalasi farmasi dan laboratorium, lantai dua Ponek dan NICU, lantai tiga kamar operasi, lantai empat ICU dan PICU, lantai lima HCU, isolasi dan CSSI, lantai enam sampai lantai delapan merupakan ruang khusus untuk rawat inap. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here