Cabe-cabean Diamankan

290
Aparat kepolisian saat mengamankan cabe-cabean di Lapangan Ikares pada inggu dini hari

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Dua wanita remaja yang diduga sebagai cabe-cabean dan sekitar 13 remaja, Minggu (21/7) dinihari diamankan aparat Kepolisian Polsek Pancoran Mas bersama anggota PokdarKamtibmas.

Wanita yang diduga sebagai cabe-cabean diamankan karena kedapatan masih berkeliaran hingga larut malam di lapangan Ikares Jalan Raya Sawangan sehingga harus diperiksa oleh petugas. Mereka yang diamankan berinisial AA (16) dan CB tercatat sebagai warga di Kota Depok.

Anggota Pokdarkamtibmas Kecamatan Pancoran Mas, Sulaeman kepada wartawan di lokasi mengatakan dua wanita dan sekitar lima remaja terjaring saat anggota Kepolisian Polsek Pancoran Mas bersama Pokdarkamtibmas melakukan operasi cipta kondisi.

“Saat kami melakukan patroli ada sekitar remaja yang sedang nongkrong bersama wanita di lapangan Ikares di Jalan Raya Sawangan,” ujarnya, kemarin.

Suleman mengatakan, di lokasi lain pihaknya juga mengamankan sekitar empat remaja yang kedapatan membawa senjata tajam jenis clurit. Empat remaja diamankan karena sedang asyik kumpul di Jalan Raya Dewi Sartika yang diduga akan melakukan aksi tawuran.

“Pas kami geledah ditemukan ada sekitar tiga senjata tajam jenis clurit yang diduga akan digunakan untuk melakukan aksi tawuran,”katanya.

Remaja yang kedapatan membawa senjata tajam dibawa ke Polsek Pancoran Mas untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut

Operasi cipta kondisi yang dilakukan setiap malam mulai pukul 23:00 hingga pukul 04:00 untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seperti aksi kriminalitas dan tawuran remaja.

Kanit Sabhara Polsek Pancoran Mas, AKP Sutrisno menambahkan remaja yang kedapatan membawa senjata tajam dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangannya lebih lanjut.

Untuk empat pemuda yang diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam yakni AK (16), FA(15), DP (17) dan DD (17) yang tercatat sebagai warga Kota Depok.

“Ada empat remaja yang kami bawa ke Polsek karena kedapatan membawa senjata tajam untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Di lokasi berbeda anggota Tim Jaguar mengamankan lima pemuda di Jalan Kemakmuran, Kecamatan Sukmajaya dan menyita senjata tajam berupa clurit.

Mereka diamankan karena diduga akan janjian melalui media sosial untuk melakukan tawuran.
Bahkan petugas mengamankan satu pelaku pembuat senjata tajam yang diproduksi diduga digunakan untuk melakukan tawuran antar kelompok remaja. n Fx-Ktr

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here