Anggota Pokdar Dipukul OTK

259
Korban pemukulan orang tak dikenal ketika menjalani perawatan di rumah sakit

Beji | jurnaldepok.id
Daryono seorang penjaga keamanan mengalami luka parah di kepala usai dipukul oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) saat melintas di kolong fly over Universitas Indonesia, Kecamatan Beji, Selasa (17/7) dinihari.

Daryono saat ditemui di salah satu Rumah Sakit di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukmajaya, mengatakan saat itu dirinya mau pulang dari tempat kerja pada pukul 05:00 dari Jalan Sawo, Kelurahan Pondokcina.

Melintasi Jalan Margonda putar balik di kolong atau bawah Fly Over, namun saat melintas di Jalan Margonda sekitar gapura Kota Depok, tiba-tiba ada pengendara motor dari arah belakang yang memukul dirinya dengan menggunakan benda tumpul.

“Kami tiba-tiba dipukul dari belakang hingga helm terbuka lalu terjatuh,” ujarnya, kemarin.

Saat kejadian, kata dia, ada tiga motor di belakang yakni RX King, Honda Vario, dan Honda Beat.

“Tidak tahu mana yang mukul karena kondisi kepala sudah sakit,” katanya.

Pelaku pemukulan tidak sempat mengambil Honda Kharisma hitam B 6167 EXX miliknya dikarenakan dalam keadaan terluka dirinya sempat teriak minta tolong dan ditolong oleh pengemudi ojek online yang melintas di lokasi kejadian.

“Untung ada lima pengemudi ojek online melintas saya minta tolong. Langsung minta dianterin pulang dulu ke rumah Pondok Cina Beji, sama keluarga dibawa ke Rumah Sakit,” jelasnya.

Daryono menambahkan, kejadian itu merupakan kejadian kedua kali yang menimpa dirinya.
Dua bulan lalu juga dia dibegal dan beruntung pelaku tidak sempat mengambil motor korban.

“Dua bulan sebelumnya kami sempat juga dihadang sama pelaku saat dari arah Jakarta mau ke Depok waktu yang sama juga. Sepertinya pelaku yang sama juga,”tuturnya.

Atas kejadian ini dirinya mengalami luka dibagian belakang dan masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.

Sedangkan untuk selama pengobatan di rumah sakit korban menggunakan asuransi kartu KIS.

“Alhamdullilah Tuhan masih berkehendak lain nyawa saya masih selamat. Biaya rumah sakit menggunakan KIS,”tambahnya.
Sementara itu Ketua Pokdarkamtibmas Sektor Beji Friansyah saat menjenguk korban di Rumah Sakit mengatakan korban Daryono merupakan salah satu anggota Pokdarkamtibmas Subsektor Pondok Cina cukup aktif.
Dia mengatakan, kejadian yang dialami korban bukan pertama kalinya, sebelumnya juga pernah namun berhasil mengelak dari serangan pelaku hingga kabur.

Untuk laporan pertama menurut dia sudah ada dari Unit Laka Polresta Depok dengan nomor surat laporan Laka SKK/603/VII/2018/LL Depok, dengan yang membuat laporan Ketua RTnya di Kelurahan Pondokcina korban yaitu Ady Krimana Putra.

“Petugas Laka sudah datang ke rumah sakit untuk memintai keterangan korban.
Kondisi korban mengalami luka lecet di siku kanan, dan parah ada gumpalan darah di belakang kepala akibat dipukul menggunakan benda keras,” ungkapnya.

Ian berharap sebagai Ketua Pokdarkamtibmas Polsek Beji, meminta anggota kepolisian yaitu Polsek Beji untuk segera proses kejadian percobaan pencurian kekerasan yang menimpa salah satu anggotanya.

“Paling tidak pelaku aksi kejahatan jalananini seperti begal bisa ditangkap sehingga tidak membuat resah warga Depok dan sekitarnya,” pungkasnya. n Fx-Ktr

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here