Bayaran Sekolah Pakai Botol Bekas

186
Suasana Peletakan Batu Pertama Pembangunan Yayasan Durratul Jannah

Laporan: Rahmat Tarmuji
Sebagai pemuda yang peduli dengan masa depan bangsa, melihat keadaan saat ini banyak anak-anak yang terkena virus gadged sehingga banyak dari mereka terlena dengan banyaknya game online.

Didasari itulah pemuda di Kecamatan Bojongsari khususnya Kelurahan Duren Mekar bekerja sama dengan Camat Bojongsari, H Usman Haliana dan Lurah Duren Mekar, Ujang serta Ustad masturo dan tokoh masyarakat, RT, RW membangun Yayasan Durratul Jannah.

Di mana pada Rabu (11/7) kemarin telah dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan sekertariat yayasan.

“Kami mengharapkan bantuan dukungan dan masukan dari para tokoh masyarakat, pemimpin wilayah, pemimpin kota bahkan anggota dewan agar niat kami berjalan dengan baik. Mudah-mudahan anak-anak penerus bangsa ini tidak terlena dengan gadged dan hari liburnya diluangkan untuk belajar di rumah belajar yang kami dirikan,” ujar Salam, pengurus Karang Taruna Kecamatan Bojongsari, kemarin.

Adapun lokasi pembangunan dilakukan di lingkungan Masjid Jamie Syamsul Himmah,
Parung Poncol RT 01/02 Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari.

Dalam kesempatan itu ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lurah Duren Mekar dan tokoh masyarakat, tokoh agama, RT, RW yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.

“Kami juga rutin melakukan kegiatan santunan yatim serta dhuafa setiap tahun. Kami tidak memungut bayaran pada siswa-siswi kami dengan uang, tetapi kami menerapkan pembayaran denga limbah sampah seperti gelas dan botol air mineral,” ungkapnya.

Hal itu, kata dia, tak lain untuk memberikan pelajaran kepada anak-anak agar sadar akan kebersihan lingkungan.

“Dari pada gelas dan botol mineral tercecer di jalan, toh anak-anak jadi semangat untuk memungutnya untuk sebagai alat pembayaran belajar di rumah belajar kami,” pungkasnya. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here