Bacaleg PAN Dicek Kesehatan

241
Petugas RSUD Kota Depok saat melakukan cek kesehatan terhadap bacaleg Partai Amanat Nasional Kota Depok

Sawangan | jurnaldepok.id
Sebanyak 45 orang bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok menjalani Medical Chek Up (MCU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

“Ini salah satu syarat yang dituangkan dalam PKPU di mana seluruh bacaleg harus dicek kesehatannya. Tapi sebenarnya di internal PAN pun telah melakukan itu, karena mereka calon terhormat yang harus sehat jasamani dan jasmani,” ujar H Igun Sumarno, Ketua DPD PAN Kota Depok, kemarin.

Ia menambahkan, bacaleg yang dicek, kesehatannya mereka yang telah terdaftar di DCT.

“Jika ada yang positif narkoba, jangankan bacaleg, anggota dewan saja akan kami PAW jika memang benar-benar positif menggunakan narkoba. Pelanggaran yang tidak dapat ditolerir di kami itu salah satunya narkoba, selain itu etika juga kami nilai, itu akan menyebabkan mereka tidak lulus,” paparnya.

Ia mengatakan, bacaleg yang telah terdaftar di PAN terdiri dari berbagai macam berlatar belakang profesi.

“Mudah-mudahan dengan adanya cek kesehatan ini menjadi suatu penilaian dan evaluasi diri terhadap tingkat kesehatan diri,” terangnya.

Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan bahwa RSUD telah menyiapkan full tim untuk mengecek kesehatan ratusan bacaleg dari kurang lebih 16 parpol yang ada di Depok.

“Pemeriksaan yang dilakukan untuk jasmani mulai dari pemeriksaan laboratorium, bebas narkoba, hingga pemeriksaan ektrokardiogram (EKG). Sedangkan untuk memeriksa kejiwaan para Bacaleg, RSUD Depok menyiapkan tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI)–2,” tandasnya.

Dalam tes tersebut, peserta diharuskan menjawab sekitar 529 pertanyaan mendalam guna melihat kondisi kejiwaan dari para Bacaleg.

“Hasil pemeriksaan akan kami serahkan langsung kepada parpol yang bersangkutan, kami tidak menyerahkannnya orang per orang melainkan kepada parpol,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Komisi Pemilihan (KPU) Kota Depok bersama Kesbangpol Kota Depok mengenai dijadikannya RSUD Depok sebagai sarana kesehatan bagi para Bacaleg.

“Ada sekitar 800 Bacaleg yang membutuhkan pelayanan di RSUD Depok, RSUD memeriksa 50 sampai 60 Bacaleg per hari, dan itu akan dilakukan beberapa hari ke depan,” katanya.

Dijelaskannya, pemeriksaan Bacaleg dari partai politik di RSUD sifatnya kolektif. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here