Website KPU Jabar Dihack, Itu Hoax

166
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Beredar informasi jika website Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat dihack. Namun ternyata informasi tersebut tidak benar atau hoax. Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Jabar Ferdhiman Bariguna.

Sebelumnya tersiar kabar web https://infokpujabar.org yang memuat proses penghitungan suara pilkada Jabar dihack.

“Kalaupun sulit dibuka, hal itu wajar karena proses entry data yang sangat besar. Ibarat kendaraan yang banyak, akan macet saat memasuki pintu tol yang hanya empat pintu,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan selain karena data yang dientry cukup banyak, ada juga kerusakan server di KPU RI.

“Sekarang sudah normal, penghitungan sudah mencapai 56,31 persen,” jelasnya.

Hingga saat ini, proses rekapitulasi hasil pemungutan suara masih berlangsung di kecamatan.

“Sesuai jadwal, penetapan dan pengumuman hasil pemungutan suara direncanakan berlangsung 7 hingga 9 Juli 2018,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, meminta masyarakat bersabar menunggu hasil penghitungan resmi KPU Jabar.

“Quick count bentuknya informasi untuk mengobati rasa penasaran tetapi tetap semua harus berpatokan pada pengumuman resmi yang hasilnya akan disampaikan pada 9 Juli 2018,” ungkapnya.

Ia menambahkan hasil hitung cepat merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi. Ia mengapresasi hitung cepat pilkada, tetapi semua pihak harus menyikapinya dengan profesional.

Ia mengatakan proses penghitungan manual atau real count diproses mulai Kamis (28/6). Selanjutnya, selama tujuh hari hingga 4 Juli mendatang, dilakukan rekapitulasi penghitungan tingkat kecamatan.

“Bagi kecamatan yang jumlah TPS besar seperti harus mulai dari sekarang. Karena kalau enggak mulai dari sekarang takut enggak keburu kan,” ucapnya.

Menurut Yayat, pada 4 Juli nanti, surat suara akan digeser ke kabupaten/kota. Di tingkat kabupaten/kota, penghitungan suara akan dilakukan mulai 4 hingga 6 Juli 2018.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here