PAN Menang Banyak

182
Intan Fitriana Fauzi

Margonda | jurnaldepok.id
Partai Amanat Nasional (PAN) mencatat prestasi gemilang dalam pilkada serentak 2018 ini. Dari total 17 Pilkada Provinsi yang diikuti, PAN berhasil menempatkan 10 kandidat yang diusung bersama partai koalisi unggul berdasarkan quick qount di sejumlah provinsi. Ini artinya, secara prosentase PAN menang 58.8%.

Ketua DPP PAN, Intan Fitriana Fauzi, SH, LLM menegaskan torehan prestasi PAN ini membuat kader dan partai semakin percaya diri mengikuti pemilu 2019 nanti.

“Saya kira, pristiwa politik yang terjadi hari ini membuat kita tidak ragu lagi menatap pileg dan pilpres 2019, termasuk pencalonan Ketua Umum PAN, Bapak Zuklifli Hasan sebagai calon presiden (capres) 2019 nanti,” ujar Intan, Kamis (28/6).

Seperti diketahui, PAN bersama partai koalisi unggul dalam Pilkada 10 Provinsi dari 17 provinsi yang menggelar pemilihan gubernur. Provinsi tersebut, yakni Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Papua dan Maluku.

Menurut Intan, kemenangan kader yang diusung PAN dalam pilkada serentak 2018 ini luar biasa. Karenanya, dia optimis PAN bakal kembali bersinar dan berjaya seperti era awal Reformasi pada 1999.

“Tanda-tanda kejayaan PAN ini sudah terlihat disejumlah pilkada serentak 2018 ini,” katanya.

Intan menegaskan, prestasi yang dicapai kader PAN ini membangkitkan semangat kader partai. Hal ini sekaligus menjadi amunisi bagi kader agar bekerja lebih keras lagi di 2019.
Apalagi, kata dia, salah satu tugas kader PAN nanti adalah mengusung Ketua Umum PAN menjadi capres 2019.

Karena itu, dia berharap agar kader PAN lebih dekat lagi dengan rakyat serta harus berada di garda terdepan memperjuangkan perubahan positif bagi kehidupan masyarakat.

“PAN harus tetap berjaya dan menjadi partai yang bermartabat yang dipercaya rakyat. Inilah semangat awal berdirinya partai ini,” tegasnya.

Lebih lanjut Intan mengatakan, capain PAN selama pilkada serentak 2018 ini membuktikan partai ini dicintai rakyat.

Hal itu sekaligus menjungkirbalikan prediksi hasil survei lembaga survei tentang posisi PAN yang tidak bisa menembus ambang batas parlemen pada pemilu 2019.

Padahal kata Intan, partai ini bekerja bukan berdasarkan survei. Sebagai partai yang diberi mandat, amanah, dan keperayaan oleh rakyat, PAN senantiasa bersama serta memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Komitmen partai ini sudah jelas, PAN tidak boleh jauh dari rakyat. Itu yang harus kami jaga dengan memperjuangkan apa yang menjadi kehendak masyarakat. Bagi siapa yang mau menjadikan hasil survei itu sebagai tolok ukur, silahkan, tidak masalah. Tetapi sebagai kader PAN, kami selalu bekerja untuk rakyat karena rakyatlah pemilik suara sesunggunguhnya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here