Nyoblos, Jangan Lupa Bawa KTP

199
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengluarkan peraturan baru terkait tata cara pencoblosan dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat pada esok hari, Rabu (27/6). Salah satu syarat yang harus dipenuhi masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya adalah wajib membawa e-KTP pada saat hari pencoblosan.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Komisioner KPU Divisi Umum Keuangan dan Logistik, Nana Shobarna.

“Kami mengimbau kepada masyarakat pada saat hari H dan hadir ke TPS wajib membawa KTP elektronik atau suket. Disamping membawa C6 mereka juga wajib membawa e-KTP atau suket,” ujar Nana kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, bahwa kewajiban membawa e-KTP itu tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018 Pasal 7 ayat (2) yang berbunyi, dalam memberikan suara di TPS pemilih menunjukkan Formulir C6 dan wajib menunjukkan KTP elektronik atau surat keterangan kepada KPPS.

“Jadi kami sangat mengimbau hal ini bisa diketahui oleh masyarakat secara luas, ini anturan baru,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bagi warga yang per tanggal 27 Juni 2018 telah berhak untuk menggunakan hak pilihnya.

Dari itu, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Disdukcapil dan masyarakat untuk mengetahui warga yang telah berusia 17 tahun per 27 Juni 2018.

“DPT pilgub yang kemarin telah ditetapkan termasuk di dalamnya pemilih yang berusia 17 tahun per 27 Juni 2018,” ungkapnya.

Sementara itu terkait dengan logistic pilgub, pihak KPU telah mendistribusikannya tepat waktu di 11 kecamatan se Kota Depok.

“Alhamdulillah logistic 100 persen sudah tersalurkan ke masing-masing PPK, saat ini sedang dilakukan pengesetan dan pengepakkan di sana,” ujar Nana Shobarna, Ketua Divisi Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kota Depok, Minggu (24/6).

Ia menambahkan, setelah dilakukan pengepakan dan pengesetan, nantinya logistic yang berupa kotak dan suarat suara serta beberapa elemen lainnya akan didistribusikan ke PPS dan KPPS.

“Sesuai dengan jadwal Alhamdulillah kami mulai melakukan pendistribusian logistik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Tahun 2018 ke seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Depok,” paparnya.

Logistik pemilihan yang sudah mulai distribusikan dari hari pertama beberapa waktu lalu adalah bilik suara yang berjumlah 2 bilik setiap TPS, dengan total 6.604 bilik dari 3.302 TPS yang tersebar di seluruh Kota Depok.

“Kegiatan pendistribusian logistik ini akan kami laksanakan sampai dengan tanggal 23 Juni 2018. Kalau hari ini kami mulai dengan bilik, maka besok yang kami distribusikan adalah kotak suara,” katanya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here