Siap-siap Ngelamar CPNS

785
H Supian Suri

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok bakal membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Meskipun belum ada kepastian kapan akan dimulai pendaftarannya, namun ada beberapa hal penting yang harus diketahui bagi calon pelamar CPNS.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok, H Supian Suri seyogyanya lowongan CPNS akan dibuka paska lebaran ini. Namun begitu, pihaknya hingga kemarin belum mendapat informasi terbaru kapan waktu dan pelaksanaan pendaftarannya.

“Memang kami belum dapat informasi terbaru terkait hal itu, belakangan kami dengar antara bulan Juli atau Agustus,” ujar Supian kepada Jurnal Depok, Minggu (24/6).

Kendati demikian, Supian turut berbagi informasi terkait hal-hal apa saja yang nantinya bakal menjadi penilaian dalam tes CPNS.

Ia mengatakan, ada beberapa hal penting yang menjadi penilaian dalam mengikuti ujian masuk atau tes CPNS.

“Ada dua kali seleksi yakni seleksi kemampuan dasar (SKD) dan seleksi kemampuan bidang (SKB),” paparnya.

Dijelaskannya, bahwa peserta CPNS harus lulus di kedua seleksi tersebut. Jika peserta pada SKD tak lulus, maka dapat dipastikan tidak lulus pula dan tidak berhak mengikuti seleksi selanjutnya yakni SKB.

Selain harus mengikuti dua seleksi tersebut, peserta CPNS juga wajib mengikuti materi ujian berupa beberapa tes seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang meliputi Pancasila, UUD 1945 (4 pilar).

“Ada juga yang namanya tes intelegensi umum dan tes karakteristik pribadi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok telah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

“Sudah (ada informasi,red), jumlahnya sama dengan pegawai yang pensiun di tahun 2018 ini,” ujar H Supian Suri, Kepala BKPSDM Kota Depok, Senin (21/5).

Ia menambahkan, ada 246 orang CPNS yang bakal direkrut tahun ini. Jumlah tersebut sesuai dengan Batas Usia Pensiun (BUP) 2018.

“Adapun formasinya guru, tenaga medis dan pendukung infrastruktur,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here