Depok Kekurangan 1.823 Surat Suara

204
Beberapa petugas lipat dan sortir saat melakukan tugasnya di gudang milik KPU di kawasan Sukamaju, Cilodong

Cilodong | jurnaldepok.id
Setelah dilaksanakan peyortiran dan pelipatan yang dilakukan oleh pekerja sortir lipat surat suara, KPU Kota Depok menerjunkan seluruh Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Depok untuk melakukan sortir logistik surat suara di gudang KPU Kota Depok yang beralamat di Jalan Agus Salim / Yukawi Kelurahan Sukamaju Kecamatan Cilodong.

Komisioner KPU Kota Depok yang juga Ketua Divisi Logistik, Nana Shobarna mengungkapkan surat suara harus tepat jumlahnya.

“Alhamdulillah kegiatan sortir lipat surat suara telah dikerjakan dengan baik oleh kurang lebih 161 pekerja sortir lipat, yang dilaksanakan sejak hari Senin, 4 Juni sampai Jum’at, 8 Juni 2018,” ujar Nana kepada Jurnal Depok, kemarin.

“Dari hasil pelipatan yang dilakukan oleh pekerja sortir lipat, sebanyak 1.184.177 surat suara dalam keadan baik. Kemudian dari kegiatan sortir lipat tersebut ditemukan 135 lembar surat suara rusak dan 1.688 lembar surat suara yang kurang kirim dari perusahaan penyedia.

“Jadi total kekurangan yang kita ajukan sebanyak 1.823 lembar surat suara. Terkait kerusakan dan kekurangan surat suara ini sudah kami laporkan dan kami ajukan pengajuan kekurangannya ke KPU Provinsi untuk segera dipenuhi,” paparnya.

Setelah dilakukan sortir lipat oleh pekerja sortir lipat, pihaknya kemudian pada Sabtu-Minggu 9-10 Juni 2018 mengerahkan semua Anggota PPK/PPS se-Kota Depok untuk melakukan penyortiran dan pengesetan terhadap surat suara tersebut.

Kegiatan penyortiran dan pengesetan surat suara yang dilakukan oleh semua Anggota PPK/PPS itu adalah ikhtiar KPU Kota Depok untuk memastikan dalam setiap ikat surat suara berjumlah 25 lembar surat suara, tidak kurang tidak lebih.

“Hal ini kami anggap penting karena dalam pengelolaan logistik ini kami sangat menjunjung tinggi prinsip tepat jumlah. Setelah dipastikan jumlah satu ikat 25 lembar surat suara, kemudian mereka PPK/PPS melakukan pengesetan dengan cara masukkan surat suara kedalam plastik sesuai kebutuhan surat suara ditambah 2,5 % cadangan, setelah itu mereka menandatangani lembar quantity control yang telah disediakan oleh KPU,” jelasnya.

Kegiatan penyortiran dan pengesetan surat suara yang dilakukan itu juga merupakan bentuk penjaminan kepada KPPS dari PPK/PPS, bahwa jumlah surat suara yang nanti akan mereka terima pada hari H sudah disortir dan sudah dipastikan jumlahnya oleh PPK/PPS. Karenanya mereka akan bertanggungjawab jika terdapat kekurangan surat suara pada hari H.

“Kami berharap, kegiatan penyortiran dengan menerjunkan seluruh Anggota PPK/PPS ini betul-betul akan dapat dirasakan manfaatnya oleh KPPS pada saat hari H 27 Juni 2018 yang akan datang dengan kebutuhan surat suara di TPS sesuai dengan jumlah yang ditentukan. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here