Pilih Paslon Dengan Cermat

94
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
KPU Jawa Barat meminta kepada para pemilih untuk mencermati pasangan calon yang akan dipilihnya.

Guru besar Universitas Parahyangan, Prof Asep Warlan Yusuf mengatakan para pemilih diharapkan mencermati pasangan calon. Pertama, figur atau ketokohan paslon memiliki integritas, kapasitas, pengalaman, keluasan jaringan, serta keberpihakan kepada rakyat.

“Kedua, visi, misi, dan program. Ketiga dukungan parpol. Keempat, strategi atau cara memenangkan kompetisi, dan kelima ketika kalah tetap setia mengabdi kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan kecermatan diperlukan agar pemimpin terpilih benar benar bisa membawa perubahan.

“Apalagi pilkada terkait dengan peristiwa politik, hukum, budaya, akademik, dan peristiwa ekonomi, yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan Komisioner KPU Jabar Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Nina Yuningsih menilai perlunya pemahaman terhadap paslon merupakan hasil riset sekitar tahun 2016.

“Selama ini visi, misi, dan program Paslon selalu luput dari perhatian,” jelasnya.

Materi yang dikampanyekan Paslon pun cenderung janji-janji yang sulit direalisasikan karena tidak relevan dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

“Oleh karena itu, sering ada perbedaan antara yang dikampanyekan dengan saat seorang pemimpin terpilih,” jelasnya.

Sementara itu narasumber lainnya, Heri Susilawati menegaskan pemilu biasanya terkendala keengganan dan ketidaktahuan masyarakat pemilih. Oleh karena itu ia menawarkan lima cermat memahami visi, misi, dan program (VMP) Paslon yakni dapat mengatasi persoalan-persoalan di Jawa Barat, strategi dalam melaksanakan VMP, orientasi pelayanan dan bukan kekuasaan, rekam jejak, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut melaksanakan pengawasan.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here