Sampah Menggunung, Kali Pesanggrahan Dangkal

173
Beginilah kondisi tpa cipayung yang terlihat dari pinggir Kali Pesanggrahan beberapa waktu lalu

Cipayung | jurnaldepok.id
Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung semakin memprihatinkan. TPA tersebut menampung 750 ton sampah warga Depok setiap harinya. Namun sayangnya tidak dikelola dengan baik. Tumpukan sampah yang menggunung itu menyebabkan pendangkalan Kali Pesanggrahan yang mengalir di sekitar TPA Cipayung.

Lantaran kali yang dangkal, warga kerap mengalami kebanjiran jika air kali meluap. Air meluar ke jalanan dan rumah warga.

“Meski nggak hujan tetap banjir karena hulu Kali Pesanggrahan di Bogor. Waktu Bogor hujan, Kali Pesanggrahan meluap. Karena penyempitan dan pendangkalan dari sampah TPA Cipayung, air luber ke jalan dan rumah warga,” kata Bambang, salah satu warga.

Warga lain Dea Rosmawati, menambahkan, sebelum Ramadhan luapan air dari Kali Pesanggrahan yang mendangkal karena TPA Cipayung ini bahkan sempat membanjiri pemukiman warga dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Banjir itu menyebabkan seorang warga bernama Usman (50 tahun) hanyut dan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Kalau Depok sedang hujan terus dan kiriman air dari Bogor di Kali Pesanggrahan. Air Kali meluap, jalan dan rumah warga banjir,” ungkapnya.

Warga sekitar TPA Cipayung meminta agar Pemkot Depok lebih peka terhadap nasib mereka dan melakukan pengelolaan sampah yang baik di TPA Cipayung. Warga juga menolak rencana perluasan TPA Cipayung sebab kondisi TPA saat ini sudah merugikan warga.

“Ini tidak dikelola. Polusi udara bau, sampah berceceran sampai menyebabkan Kali Pesanggrahan dangkal, bagaimana kalau diperluas,” kata Ismail, salah satu warga.

Kuasa hukum warga sekitar TPA Cipayung, Achmad Faisal mengatakan, jika Pemkot Depok tidak segera bertindak untuk memperbaiki lingkungan sekitar TPA Cipayung, seperti mengelola sampah dan menormalisasi Kali Pesanggrahan agar tidak merugikan warga, maka pihaknya akan melakukan upaya hukum. “Kami tunggu itikad baik Pemkot Depok. Jika tidak direspon dengan baik keluhan warga, kami akan melakukan class action ke meja hijau,” ucapnya.

Sementara itu Kepala UPT TPA Cipayung, Ardan Kurniawan mengatakan, pendangkalan yang terjadi bukan semata disebabkan tumpukan sampah di TPA Cipayung melainkan sampah yang ada juga sampah bawaan dari Bogor mengingat Kali Pesanggrahan mengalir dari Bogor.

“Terjadinya pendangkalan bukan dari TPA Cipayung tapi ada sampah kiriman dari Bogor juga,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut pihaknya sudah bekerjasama dengan BWSCC untuk melakukan normalisasi. Saat ini memang masih ada beberapa lahan yang belum dibebaskan.

“Nanti akan diupayakan dalam ABT. Semoga bisa dilakukan normalisasi oleh BWSCC,” jelasnya.

Untuk pengelolaan sampah sendiri pihaknya masih melakukan sejumlah kajian. Ia mengaku kondisi TPA sekarang sudah over load. Sehingga diperlukan penanganan sesegara mungkin.

“Ini yang sedang kami lakukan kajiannya. Teknologi seperti apa yang nanti akan digunakan. Tentunya yang ramah lingkungan yang diinginkan,” pungkasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here